Kunjungi Rutan Pontianak, Kakanwil: Pembangunan Wilayah Bebas dari Korupsi, berawal dari SDM yang Berintegritas

0
396

(Vibizmedia – Nasional) Pontianak – Perubahan mindset dan budaya kerja perlu di lakukan petugas guna mencapai zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi  dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. Hal ini ditegaskan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat Fery Monang Sihite, dalam kegiatan penguatan Pencanangan Zonan Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayanai (WBBM) pada Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II Pontianak, Jumat(23/21).

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Divisi Administrasi Anggiat Ferdinan, Kepala Divisi Pemasyarakatan Suprobowati, Kepala Bagian Program dan Humas, Uray Aswin Umar, Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan dan Teknologi Informasi Pemasyarakatan, Eka Jaka Riswantara dan Kepala Sub Bidang Pengeloaan Basan Baran dan Keamanan Ardian Setiawan.

Mengawali kegiatan penguatan Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM pada Rutan Pontianak, Kakanwil melakukan peninjauan lingkungan sekitar rutan, mulai dari lingkungan blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), sarana prasarana pelayanan bagi WBP dan juga berbincang dengan beberapa WBP.

Kegiatan dilanjutkan dengan penguatan WBK kepada Tim Pokja WBK/WBBM Rutan Pontianak, diawali dengan sambutan dan pemaparan progres yang telah berjalan guna meraih predikat WBK oleh Kepala Rutan kelas IIA Pontianak, Sumaryo.

Dalam paparannya Sumaryo menyampaikan Progres penginputan data dukung B03 telah selsesai, penginputan B06 dan juga RKT sedang berlangsung. Rutan Pontianak juga telah melakukan penguatan-penguatan pada jajarannya baik melului Pokja yang ada dan juga media yang ada ada di Rutan Pontianak.

Menurut Maryo, dalam menghadapai penilaian dari TPI pihaknya  sudah melakukan persiapan, seperti pembuatan yel yel,pembuatan Video Profile yang sedang berjala dan juga berinovasi dengan membuat aplikasi Jaminan Integrasi Online(JIO).

“Kami melakukan inovasi yang sedang dikembangkan, salah satunya membuat Aplikasi Jaminan Integrasi Online (JIO). Aplikasi ini berfungsi untuk memudahkan keluarga WBP  dalam mengurus proses Integrasi, terutama persyaratannya. Dengan aplikasi ini masyarakat tidak perlu datang ke Rutan Pontianak, karena persyaratan integrasi bisa di download dari Aplikasi JIO yang bisa di download pada Playstore,”jelas Maryo.

Selain aplikasi JIO Rutan Pontianak membuat Gorup WA yang beranggotakan keluarga WBP. Grup WA ini untuk memfasilitasi keluarga memperoleh informasi dan menyampaikan Kritik dan Saran bagi rutan Pontianak,tambah Sumaryo.

Setelah paparan yang disampaikan kepala Rutan Pontianak, Kepala Kantor Wilayah Fery Monang Sihite memberikan penguatan pada Anggota Pokja ZI yang ada di Rutan Pontianak, dirinya menyampaikan dalam meraih predikat WBK/WBBM perlu adanya perubahan Mindset dan budaya kerja seluruh petugas yang ada di Rutan Pontianak.

“Sekarang sudah masuk era reformasi birokrasi, petugas harus berubah dalam pola pikir dan juga budaya dalam bekerja,jangan bekerja bussines as usual, tetapi kerja itu harus sesuai dengan SOP yang ada,”tegas Fery.

Menurut Fery Esensi WBK/WBBM bukan dari Sarana dan Prasarana yang ada, akan tetapi pada perubahan yang terjadi pada Sumber Daya Manusianya (SDM). Ada atau tidaknya pimpinan, petugas harus tetap memilki integritas.

“SDM harus memiliki komitmen untuk melakukan perubahan, jangan sampai perubahan itu terjadi hanya gara-gara WBK/WBBM. Ingat sesungguhnya yang menilai kinerja kita bukan tim TPI, akan tetapi Masyarakat luas yang menilai kinerja Rutan Pontianak. Bekerjalah dengan Cerdas, Semangat dan penuh Integritas,”tutup Fery monang Sihite.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dari Kepala Divisi Administrasi Anggiat Ferdinan terkait 12 Hal yang harus dilakukan dan menjadi perhatian dalam membangun Zona Integritas, diantaranya Komitmen, Internalisasi, Rencana pembangunan ZI, Layanan dan Fasilitas, Inovasi, Budaya Kerja, Dokumentasi, Survey Eksternal, Kanal Pengaduan Masyarakat, Manajemen Media Publikasi, Pengawasan dan Tim Kerja yang Solid.

Kegiatan penguatan Pencanangan Zona Integritas menuju WBK/WBBM ini di akhiri dengan arahan Kepala Bagian Program dan Humas Uray Aswin Umar, terkait persiapan – persiapan yang perlu dilakukan dalam menghadapi Desk Evaluasi / penialian. Ada 4 pokok yang perlu disiapkan jelang penilaian, yaitu Yel-yel, Video Profil, Paparan, Buletin WBK dan sesi Tanya jawab, apabila 4 pokok tersebut disipakan dengan baik maka evaluasi akan berjalan dengan lancar dan semoga medapatkan hasil yang baik.

Sumber : Humas Kemenkumham RI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here