(Vibizmedia – Nasional) Konektivitas antar pulau merupakan hal penting dalam pemerintahan Jokowi JK sebabnya pemerintah percepat pembangunan infrastruktur tol laut. Wilayah Indonesia dua pertiganya terdiri dari laut, jadi tidak bertumpu di darat maupun udara yang hanya menjadi pendukung bagi perhubungan laut.
Selama ini pembangunan tol laut tidak menjadi perhatian padahal masa depan Indonesia terletak di laut. Untuk mendukung pembangunan penyeberangan perlu juga penyediaan kapal-kapal dengan kapasitas yang lebih besar, ungkap Presiden Joko Widodo saat meresmikan pengoperasian Dermaga VI dan penyediaan tiga kapal penyeberangan di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Sabtu (13/6).
Tiga kapal tambahan berkapasitas masing-masing 812 orang dan sanggup menampung 142 unit kendaraan menjadi pendukung operasional penyeberangan tersebut, memiliki nilai investasi mencapai Rp 161 miliar yang akan diserahkan kepemilikannya kepada PT. ASDP Indonesia Ferry. Tiga kapal tersebut adalah KMP Legundi, KMP Batu Mandi dan KMP Sebuku.
Dengan adanya tambahan kapal operasional maka kapal-kapal kecil akan digeser ke kawasan Indonesia timur, sedangkan untuk biaya pembangunan dermaga VI mencapai Rp 120 miliar yang berasal dari APBN 2012.
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela
Pic : Antara









