Agar Pembangunan Tidak Terhambat, Regulasi Pembebasan Lahan Harus Direvisi

0
954

(Vibizmedia – Nasional) Pembebasan lahan bagi pembangunan jalan tol menjadi permasalahan utama, hal ini menjadi penghambat daya saing Indonesia dengan negara lain yang mengakibatkan kurangnya minat investor untuk berinvestasi pada infrastruktur, sehingga akhirnya berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Presiden meminta Menteri Agraria dan Tata Negara Ferry Mursyidin Baldan untuk membenahi regulasi pembebasan lahan agar tidak menghambat pembangunan seperti yang terjadi pada pembangunan jalan tol Cikampek – Palimanan dimana pembebasan lahannya memakan waktu 6 tahun sementara penyelesaian konstruksi ruas sepanjang 116,75 kilometer ini hanya memakan waktu 30 bulan ungkap Jokowi saat meresmikan tol Cikopo Palimanan (Cipali) Sabtu (13/6).

Jokowi mengungkapkan jika ada peraturan yang menghambat Implementasi UU No 2 Tahun 2012 tentang pembebasan lahan untuk pembangunan bagi kepentingan umum dilaksanakan sepenuhnya, harus segera diubah karena peraturannya yang buat adalah pemerintah, jadi tidak direpotkan oleh peraturan yang dibuat sendiri.

Pembebasan lahan tol JORR W2 menjadi contoh pembebasan lahan yang memakan waktu sampai 15 tahun, hanya karena kepentingan puluhan orang, kepentingan jutaan orang harus didahulukan. Dalam kesempatan ini juga, presiden memberikan apresiasi kepada manajemen pelaksana pembangunan jalan tol Cikampek – Palimanan karena tepat waktu sebelum bulan puasa sudah selesai.

Journalist  : Rully
Editor       : Mark Sinambela
Pic           : Antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here