Tantangan Ekonomi : APBN Menjadi Pilar Dalam Perlambatan Ekonomi

0
751
Darmin Nasution Ketua ISEI Dalam Acara Silaturahim Dengan Dunia Usaha Presiden Menjawab Tantangan Ekonomi, 9 Juli 2015. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Ditengah kondisi ekonomi yang sedang mengalami perlambatan atau kelesuan, ada satu pilar yang dapat menjadi stimulus melawan siklus negatif melalui pengunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ketua umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Darmin Nasution, mengatakan APBN biasanya dipakai menangkal faktor negatif dari faktor-faktor luar dan inilah sebenarnya salah satu faktor masalahnya, kelihatannya kita terlambat bereaksi terhadap tendensi yang berlangsung, ungkapnya.

Berdasarkan data Bank Indonesia dari persepsi konsumen memang kondisi ekonomi menurun dan terjadi perlambatan, dari pajak baik PPh non migas maupun PPn, penerimaan APBN Perubahan 2015 melamban, berdasarkan catatan pencapaiannya sampai dengan terakhir semester I 2015, masih lebih kecil dari pencapaian tahun sebelumnya.

Faktor lainnya, penerimaan pajak yang memiliki target yang tinggi dengan urut-urutan antisipasi terhadap perlambatan ini sedikit banyak agak miss timingnya yang membuat kemudian persepsi masyarakat terhadap hasil pemerintahan tidak terlalu mengembirakan.

Ketua ISEI yang juga seorang ekonom menyampaikan masukkannya kepada Presiden Joko Widodo dalam acara “Presiden Menjawab Tantangan Ekonomi” di Jakarta Convention Center, Kamis lalu (9/7), kebangkitan ekonomi Indonesia dapat terjadi melalui upaya mengurangi suku bunga, menjaga kestabilan nilai tukar rupiah yang berdampak terhadap sentimen dunia usaha dan rumah tangga, memupuk modal dalam negeri dan pendapatan pajak. Salah satunya dalam wujud dorongan masyarakat untuk menabung atau financial inclusion.


Journalist  : Rully
Editor       : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here