KAI Tegaskan Uji Coba Kereta SSNG di Terowongan Garahan Berjalan Sesuai SOP untuk Prioritaskan Keselamatan

0
414

(Vibizmedia – Jakarta) PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan bahwa uji coba rangkaian kereta api baru jenis Stainless Steel New Generation (SSNG) telah direncanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Uji coba ini bertujuan untuk mengevaluasi aspek keselamatan, terutama di beberapa titik kritis seperti terowongan dan jembatan di lintas Jember – Banyuwangi.

Pernyataan ini disampaikan oleh EVP Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji, sebagai tanggapan atas viralnya video berdurasi satu menit di media sosial pada 7 Januari 2025. Video tersebut memperlihatkan kereta berhenti setelah memasuki Terowongan Garahan, Jember, Jawa Timur. Agus menjelaskan bahwa kejadian tersebut merupakan bagian dari uji coba dinamis, di mana kereta bergerak perlahan untuk mengukur ruang bebas, khususnya di area terowongan.

Ia menegaskan bahwa uji coba ini wajib dilakukan mengingat dimensi kereta SSNG lebih besar dibandingkan kereta yang sudah ada, sedangkan Terowongan Garahan memiliki dimensi lebih kecil dibandingkan terowongan lainnya. Uji serupa direncanakan juga dilakukan di Terowongan Sasaksaat di Daop 2 Bandung, sementara terowongan lain seperti Terowongan Ijo di Daop 5 Purwokerto sudah dapat dilewati tanpa pengujian karena dimensinya lebih besar.

Agus juga menyebutkan bahwa KAI pernah melakukan uji coba serupa untuk kereta barang di Terowongan Garahan dalam perencanaan operasional kereta kontainer jumbo, tetapi rencana tersebut akhirnya disesuaikan karena faktor keselamatan. Meski spesifikasi SSNG secara keseluruhan sudah sesuai, ada perbedaan pada ketinggiannya yang sedikit lebih tinggi sekitar 4,5 cm dibandingkan rangkaian sebelumnya. Oleh sebab itu, pengujian dilakukan untuk memastikan operasional yang aman dan sesuai dengan prasarana eksisting.

Saat ini, KAI telah mengoperasikan 72 kereta New Generation dan 249 kereta SSNG untuk melayani penumpang, termasuk selama masa puncak Natal dan Tahun Baru 2024/2025. Di Daop 9 Jember, KAI terus meningkatkan jumlah perjalanan kereta karena pertumbuhan penumpang yang signifikan. Data menunjukkan kenaikan jumlah penumpang dari 2.064.079 pada 2022 menjadi 3.061.320 pada 2024.

Selain itu, beberapa rangkaian baru juga direncanakan beroperasi di lintas timur Jawa, seperti KA Logawa (relasi Jember–Purwokerto), KA Pandalungan (relasi Jember–Gambir), serta KA Blambangan Ekspres untuk kelas eksekutif.

Agus menegaskan bahwa seluruh sarana yang digunakan harus memenuhi standar keselamatan dan layanan untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan. Ia menambahkan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama KAI, dan perusahaan berkomitmen untuk meningkatkan standar keselamatan melalui pemeliharaan optimal terhadap sarana dan prasarana.