
(Vibizmedia – Nasional) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan proyek moda transportasi Light Rail Transit akan berjalan pada tahun ini dan tidak tertunda seperti proyek monorel Jakarta. Untuk memperkuat niatnya Pemprov DKI Jakarta akan memberikan dananya yang akan digunakan untuk pembangunan proyek LRT sebesar Rp 50 triliun ke PT. Jakarta Propertindo (Jakpro).
Pemberian dana ini dilakukan Pemprov untuk menciptakan inkubator, mempercepat keberhasilan pengembangan bisnis melalui rangkaian program permodalan yang diikuti oleh dukungan kemitraan/ pembinaan elemen bisnis lainnya dengan tujuan menjadikan usaha tersebut menjadi perusahaan yang profitable.
Agar memiliki pengelolaan organisasi dan keuangan yang benar, serta menjadi perusahaan yang sustainable hingga akhirnya memiliki dampak positif bagi masyarakat yang dapat bersaing di tingkat ASEAN dan dunia, ungkap Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama, Selasa (14/7).
Saat ini, proses pembangunan LRT sedang memproses aspek hukum dan pembiayaan dikarenakan sudah dinilai mendesak akibat kemacetan di ibukota yang cukup parah, rencana tarif yang akan digunakan berkisar antara Rp 10.000 – Rp 20.000 dan diharapkan sebelum Asian Games 2018 sudah dapat digunakan.
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela








