Rebound dari Koreksi, IHSG Rabu Ditutup Menguat ke Level 7.143

0
278

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, penutupan Rabu sore ini (21/5), terpantau menguat 47,859 poin (0,67%) ke level 7.142,461 setelah dibuka naik ke level 7.118,367.

IHSG bergerak rebound dari koreksi kemarin di bawah level 4 bulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi dari rally 6 hari sebelumnya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat 0,12% atau 20 poin ke level Rp 16.390, dengan dollar AS di pasar uang Eropa turun setelah terkoreksi 2 hari; menurun mendekati 2 minggu terendahnya oleh concern atas pertumbuhan ekonomi AS.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.410, serta terpantau positif sekitar area 9 minggu terkuatnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 23,765 poin (0,33%) ke level 7.118,367. Sedangkan indeks LQ45 naik 5,170 poin (0,64%) ke level 807,720. Siang ini IHSG menguat 46,689 poin (0,66%) ke level 7.141,291. Sementara LQ45 terlihat naik 1,19% atau 9,570 poin ke level 812,120.

IHSG kemudian fluktuatif dan ditutup menguat 47,859 poin (0,67%) ke level 7.142,461, sedangkan LQ45 naik 9,610 poin (1,20%) ke level 812,160. Tercatat saat ini sebanyak 349 saham naik, 270 saham turun dan 190 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed bias menguat, di antaranya Nikkei yang turun 0,61%, dan Hang Seng yang menanjak 0,62%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound dari koreksi kemarin, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat, sambil mencermati koreksi Wall Street.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih uptrend namun lebih terbatas, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.203 dan 7.325. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.811, dan bila tembus ke level 6.724.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group