Searah Hijaunya Bursa Asia, IHSG Senin Siang Rebound ke Level 8.013

0
78

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, Senin siang ini (9/2), terpantau rebound 77,559 poin (0,98%) ke level 8.012,819setelah dibuka turun ke level 7.886,081.

IHSG bergerak di dua zona dan rebound  dari koreksi signifikan sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed menguat dipimpin Nikkei setelah PM Sanae Takaichi memenangkan pemilu Jepang, serta mengikuti Wall Street yang berakhir pekan dalam gain kuat ditopang rebound sektor saham teknologi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat terbatas 0,03% atau 5 poin ke level Rp 16.855, dengan dollar AS di pasar uang Asia umumnya turun setelah melemah di sesi global sebelumnya; terkoreksi dari 2 minggu tertingginya oleh berkurangnya permintaan safe haven dan investor mencari lagi risk assets.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.860, serta terpantau tertahan dari koreksi sebelumnya di level 2 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 49,179 poin (0,62%) ke level 7.886,081. Sedangkan indeks LQ45 naik 4,300 poin (0,53%) ke level 819,880. Siang ini IHSG menguat 77,559 poin (0,98%) ke level 8.012,819. Sementara LQ45 terlihat naik 0,42% atau 3,460 poin ke level 819,040.

Tercatat saat ini sebanyak 423 saham naik, 244 saham turun dan 152 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau menguat, di antaranya Nikkei yang melejit 4,15%, dan Hang Seng yang naik 1,45%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak di dua zona dan rebound  dari koreksi sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya menguat dipimpin Nikkei setelah PM Sanae Takaichi memenangkan pemilu Jepang, serta mengikuti Wall Street yang berakhir pekan dalam gain kuat.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan memperatahankan rebound di zona hijau, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.596 dan 9.058. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,742 dan bila tembus ke level 7,481.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group