IFEX 2026 Dorong Ekspor Furnitur Indonesia dan Perluas Akses Pasar Global

0
252
IFEX 2026 di ICE BSD Tangerang, 5-8 Maret 2026 (Foto: Ruth Siregar/ Vibizmedia)

(Vibizmedia – Industry) Penyelenggaraan Indonesia International Furniture Expo 2026 (IFEX) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City menjadi momentum penting bagi industri furnitur nasional untuk memperkuat kinerja ekspor dan memperluas akses pasar global.

Pameran yang berlangsung pada 5–8 Maret 2026 tersebut mempertemukan ratusan produsen furnitur Indonesia dengan ribuan buyer internasional dari berbagai kawasan dunia. Ikut berpartisipasi pada IFEX 2026 kali ini lebih dari 500 exhibitor. Produk yang ditampilkan lebih dari 5.000 produk furnitur dan kerajinan. Fokus produk utama adalah furnitur kayu, rotan, bambu, dekorasi rumah, kerajinan, dan desain interior.

Industri furnitur merupakan salah satu sektor manufaktur berbasis sumber daya alam yang memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekspor nonmigas Indonesia. Melalui IFEX, pelaku usaha nasional memperoleh kesempatan untuk mempromosikan berbagai produk unggulan, mulai dari furnitur berbahan kayu solid, rotan, bambu, hingga berbagai produk dekorasi rumah yang mengusung desain khas Indonesia.

Keikutsertaan ratusan perusahaan dalam ajang ini mencerminkan optimisme pelaku industri terhadap prospek pasar global. Berbagai buyer dari kawasan Eropa, Amerika Serikat, Timur Tengah, dan Asia diperkirakan hadir untuk menjajaki kerja sama dagang dan melakukan transaksi langsung dengan produsen Indonesia. Pertemuan bisnis tersebut diharapkan mampu menghasilkan kontrak ekspor baru sekaligus memperkuat hubungan dagang yang telah terjalin sebelumnya.

Selain sebagai sarana promosi produk, IFEX juga menjadi platform strategis untuk memperkenalkan inovasi desain dan peningkatan kualitas produk furnitur nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, pelaku industri semakin mengedepankan konsep keberlanjutan melalui penggunaan bahan baku yang legal dan ramah lingkungan serta penerapan standar produksi internasional.

Pameran ini juga menunjukkan daya saing Indonesia sebagai salah satu produsen furnitur utama di kawasan Asia. Dengan dukungan sumber daya bahan baku, keterampilan pengrajin, serta kekayaan desain berbasis budaya lokal, produk furnitur Indonesia memiliki keunggulan tersendiri di pasar global.

Melalui penyelenggaraan IFEX 2026, diharapkan ekspor furnitur nasional dapat terus meningkat sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemasok furnitur dunia. Pameran ini sekaligus menjadi bukti bahwa industri furnitur Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga memiliki potensi besar untuk terus berkembang di pasar internasional.

Penyelenggaraan IFEX sendiri merupakan kolaborasi antara Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) dan Dyandra Promosindo, yang setiap tahun menghadirkan ratusan perusahaan furnitur dan ribuan produk unggulan. Ajang ini menjadi salah satu pameran furnitur terbesar di Asia Tenggara dan berperan penting dalam mendorong ekspor sektor furnitur serta kerajinan nasional.

(Liputan Vibizmedia.com, 05/3/20260