PLN Perkuat Ekspansi Global Lewat Proyek Elektrifikasi ECRL di Malaysia

0
195
Petugas PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) melakukan pemeriksaan akhir pada infrastruktur kelistrikan Feeder Station (FS) 01 di Tunjung, Kelantan, Malaysia. Pembangunan FS yang menjadi bagian dari proyek elektrifikasi East Coast Rail Link (ECRL) tersebut berhasil diselesaikan 15 hari lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan. (Foto: PT PLN)

(Vibizmedia – Jakarta) Subholding PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui anak usahanya, PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC), berhasil menyelesaikan dua titik proyek elektrifikasi jalur kereta api cepat East Coast Rail Link (ECRL) di Malaysia lebih cepat dari target yang ditetapkan.

Feeder Station (FS) 01 di Tunjung, Kelantan, rampung 15 hari lebih awal dari jadwal. Sementara itu, FS 09 di Jambu Rias, Pahang, selesai satu bulan lebih cepat dari target yang telah ditentukan.

Keberhasilan tersebut merupakan bagian dari kontrak konsorsium Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) yang melibatkan PLN Group.

Dalam proyek ini, PLN NP bertanggung jawab atas pengadaan peralatan utama, sedangkan PLN NPC menangani pengadaan peralatan pendukung sekaligus melaksanakan pekerjaan konstruksi dan komisioning.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi bukti nyata transformasi serta ekspansi bisnis perseroan di tingkat global.

“Keberhasilan ini menjadi pijakan strategis bagi PLN Group untuk terus memperluas bisnis di tingkat internasional. Dengan kompetensi teknis dan pengalaman di bidang kelistrikan yang dimiliki, kami yakin dapat menyelesaikan proyek sesuai standar internasional sekaligus mengharumkan nama bangsa di dunia,” ujar Darmawan dalam keterangan resmi, Minggu (8/3/2026).

Secara keseluruhan, PLN Group menangani empat dari sepuluh Feeder Station dalam proyek ECRL, yakni FS01, FS02, FS09, dan FS10. Proyek yang dimulai pada Juni 2024 tersebut ditargetkan selesai seluruhnya pada Juni 2026.

Penyelesaian proyek lebih cepat dari jadwal ini mendapat apresiasi dari Tenaga Switchgear (TSG) sebagai Project Delivery Partner serta Tenaga Nasional Berhad (TNB) selaku pemilik jaringan listrik Malaysia.

Head Project Management Office TNB, Azreen Bin Othman, menyatakan bahwa koneksi dari Pencawang Masuk Utama (Gardu Induk) Tunjung menuju FS01 dan FS09 merupakan bagian penting dalam sistem elektrifikasi ECRL.

“Penyelesaian lebih cepat dari target merupakan capaian yang sangat membanggakan. Kami melihat PLN menunjukkan komitmen dan kesungguhan tinggi dalam memastikan proyek ini selesai tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas,” ujar Azreen.

Ia berharap kinerja positif tersebut dapat terus berlanjut pada proyek-proyek berikutnya, termasuk di Pencawang Seberang Jerteh dan Gombak.

ECRL sendiri merupakan proyek jalur kereta listrik ganda sepanjang 665 kilometer yang menghubungkan Port Klang di Selangor hingga Kota Bharu di Kelantan.

Proyek ini sepenuhnya menggunakan tenaga listrik untuk operasional penumpang dan angkutan kargo, serta diproyeksikan mampu menurunkan emisi karbon hingga satu juta ton CO₂ per tahun saat mulai beroperasi pada 2027.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menyatakan percepatan penyelesaian proyek ini mencerminkan kapabilitas perusahaan dalam menangani proyek strategis lintas negara.

“Penyelesaian lebih cepat dari target membuktikan bahwa perusahaan Indonesia mampu bersaing dan dipercaya dalam proyek strategis internasional. Ini bukan sekadar pencapaian bisnis, tetapi juga kebanggaan nasional,” ujar Ruly.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Nusantara Power Construction, Djarot Hutabri, menjelaskan pengalaman lebih dari dua dekade di bidang pembangkitan dan transmisi menjadi fondasi penting dalam pengerjaan proyek elektrifikasi ECRL.

Ia menambahkan bahwa PLN NPC siap melaksanakan skema design and build untuk elektrifikasi Feeder Station, termasuk pembangunan switching station 132 kV, instalasi overhead transmission line (OHL), pemasangan kabel bawah tanah sepanjang tiga kilometer, serta berbagai pekerjaan pendukung lainnya.

“Capaian ini mencerminkan kapabilitas, profesionalisme, dan komitmen seluruh insan PLN NPC dalam menghadirkan layanan konstruksi ketenagalistrikan yang andal, tepat waktu, dan berstandar global. Apresiasi dari TSG dan TNB menjadi bukti bahwa kami mampu memberikan nilai tambah bagi mitra strategis,” ujar Djarot.