Masa Peralihan Musim, Hujan Lebat dan Petir Masih Mengintai Sejumlah Wilayah

0
85

(Vibizmedia – Jakarta) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang pada periode 10–16 April 2026. Peringatan ini disampaikan mengingat dinamika atmosfer yang masih cukup aktif di masa peralihan musim.

Sebelumnya, BMKG mencatat pada 6–8 April 2026 terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di berbagai daerah. Curah hujan tertinggi tercatat di Papua Barat mencapai 190,7 mm per hari. Angka tinggi lainnya juga terpantau di DI Yogyakarta sebesar 87,4 mm per hari, Kalimantan Tengah 86,4 mm per hari, Papua 84 mm per hari, Sumatra Barat 84,1 mm per hari, Sumatera Utara 75 mm per hari, serta Lampung 73,5 mm per hari.

Kondisi tersebut dipicu oleh sejumlah faktor atmosfer, seperti aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial, Kelvin, dan Mixed Rossby Gravity (MRG), serta fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang melintasi sebagian wilayah Sumatra. Selain itu, peralihan monsun Asia menuju monsun Australia juga turut memengaruhi pola cuaca di Indonesia.

Dalam keterangannya pada Sabtu (11/4/2026), BMKG menjelaskan bahwa penguatan Monsun Australia mendorong aliran massa udara yang relatif lebih kering dari Australia ke wilayah Indonesia. Meski demikian, dinamika lain seperti sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat daya Banten dan Laut Banda masih mendukung terbentuknya awan hujan di berbagai wilayah.

Untuk periode 10–12 April 2026, kondisi cuaca di Indonesia umumnya didominasi hujan ringan hingga lebat. Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi sebagian besar Sumatra, Banten, Jakarta, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, serta Papua.

Adapun wilayah yang berstatus siaga terhadap hujan lebat hingga sangat lebat antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, dan Maluku. BMKG juga mencatat potensi angin kencang di Sumatra Barat, Papua Barat, dan Papua.

Memasuki periode 13–16 April 2026, hujan ringan hingga sedang masih diperkirakan mendominasi. Namun, potensi hujan lebat tetap perlu diwaspadai di sebagian besar Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, dan Papua. Wilayah dengan status siaga pada periode ini meliputi Jawa Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Papua Pegunungan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, tanah longsor, pohon tumbang, hingga gangguan transportasi. Masyarakat juga disarankan rutin memantau perkembangan cuaca melalui laman resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial resmi BMKG.

“Informasi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga masyarakat diharapkan terus mengikuti pembaruan prakiraan dan peringatan dini resmi,” demikian imbauan BMKG.