(Vibizmedia – Economy) – Nilai tukar rupiah terhadap dollar dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (21/4), berakhir rebound, mengurangi sedikit gain dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa merangkak naik setelah melemah di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini menguat 0,15% atau 25 poin ke level Rp 17.140 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.165. Rupiah terpantau rebound dari level rekor terendahnya yang terakhir.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.183 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.184, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 17.140.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik setelah melemah di sesi global sebelumnya; berupaya bangkit dari koreksi di tengah masih optimisnya investor atas kemungkinan deal dalam kesepakatan perang Iran, serta investor melepas dollar sebagai safe haven.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini naik ke 98,24, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,05.
Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi melemah 34,731 poin (0,46%) ke level 7.559,380, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias menguat dengan Kospi mencetak rekor, di tengah harapan investor akan tercapainya resolusi atas konflik Timur Tengah walaupun tensi masih tinggi, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi terbatas.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.200 – Rp17.040.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting









