Harga Minyak Dunia Turun, IHSG Jumat Siang Menguat Tajam ke Level 6.044

0
185

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, Jumat siang ini (12/6), terpantau menguat tajam 157,520 poin (2,68%) ke level 6.043,552 setelah dibuka turun ke level 5.960.415.

IHSG bergerak menguat signifikan ke level seminggu lebih tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya menguat di antara pernyataan Trump bahwa deal dengan Iran mungkin disepakati segera yang menurunkan serentak harga minyak mentah dunia, serta mengikuti Wall Street yang semalam berakhir serempak melompat rebound menjelang IPO SpaceX yang terbesar sepanjang sejarah.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat 0,47% atau 85 poin ke level Rp 17.900, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah menurun di sesi global sebelumnya; fluktuatif di antara harapan deal perang serta naiknya inflasi produsen (PPI) Amerika yang mengangkat prospek kenaikan suku bunga the Fed.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.985, serta terpantau kembali rally kuat ke level seminggu lebih tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 74,383 poin (1,26%) ke level 5.960.415. Sedangkan indeks LQ45 naik 9,970 poin (1,70%) ke level 596,810. Siang ini IHSG menguat 157,520 poin (2,68%) ke level 6.043,552. Sementara LQ45 terlihat naik 3,21% atau 18,820 poin ke level 605,660.

Tercatat saat ini sebanyak 610 saham naik, 101 saham turun dan 100 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau menguat, di antaranya Nikkei yang melaju 3,57%, dan Hang Seng yang naik 1,90%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini menguat tajam ke level seminggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya menguat di antara pernyataan Trump bahwa deal dengan Iran mungkin disepakati segera, serta mengikuti Wall Street yang berakhir melompat rebound.

Berikutnya IHSG kemungkinan bertahan di zona hijau, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.286 dan 6.459. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,317 dan bila tembus ke level 5,073.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group