Bertengger di 2 Minggu Terendah, Rupiah Kamis Ditutup Melemah ke Level Rp18.080/USD

0
56
Vibizmedia Photo

(Vibizmedia – Economy) – Nilai tukar rupiah terhadap dollar dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (30/7), ditutup melemah, menambah loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa merangkak naik setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore melemah 0,14% atau 25 poin ke level Rp 18.080 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp18.082. Rupiah terpantau kembali bertengger di area 2 minggu terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 18.080 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp18.090, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp18.080.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya, perlahan bangkit dari area 1,5 minggu terendahnya setelah the Fed mempertahankan suku bunganya serta investor mencerna arah kebijakan the Fed ke depannya.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini naik ke 100,93, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 100,80.

Sementara itu, IHSG Kamis di akhir sesi terpantau menguat signifikan 94,977 poin (1,56%) ke level 6.186,363, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed di tengah memanasnya lagi tensi AS-Iran yang mendongkrak harga minyak mentah, dan investor mencerna keputusan the Fed mempertahankan suku bunga, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan serempak terkoreksi signifikan.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.126 – Rp17.845.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting