(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, Jumat siang ini (31/7), terpantau menguat 38,915 poin (0,63%) ke level 6.225,278 setelah dibuka naik ke level 6.219.623.
IHSG bergerak melanjutkan rebound kemarin ke level seminggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias menguat dipimpin Kospi yang melonjak 13% mengikuti sentimen global, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan serempak rebound signifikan.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat 0,08% atau 15 poin ke level Rp 18.065, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah merosot 3 hari di sesi global sebelumnya, bangkit dari area 6 minggu terendahnya di antara penguatan yen Jepang dari posisi 40 tahun terendahnya.
Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 18.080, serta terpantau bangkit walau masih dekat area 2 minggu terendahnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 33,260 poin (0,54%) ke level 6.219.623. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,540 poin (0,41%) ke level 621,400. Siang ini menguat 38,915 poin (0,63%) ke level 6.225,278. Sementara LQ45 terlihat naik 1,960 poin (0,32%) poin ke level 620,820.
Tercatat saat ini sebanyak 437 saham naik, 192 saham turun dan 159 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau variatif bias menguat, di antaranya Nikkei yang melonjak 3,61%, dan Hang Seng yang turun 0,11%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini melanjutkan rebound ke seminggu terkuatnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias menguat dipimpin Kospi yang melonjak 13%, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan rebound signifikan.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan berupaya mempertahankan rebound-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,002 dan bila tembus ke level 5,839.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group









