(Vibizmedia – Jakarta) Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengapresiasi konsistensi Jakarta Sneaker Day (JSD) sebagai wadah ekspresi, inovasi, sekaligus etalase bagi jenama fesyen dan sneaker lokal. Menurutnya, ajang ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat daya saing pelaku ekonomi kreatif sekaligus memperluas pasar produk dalam negeri.
Apresiasi tersebut disampaikan saat Irene menghadiri JSD di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (1/8). Kehadirannya menegaskan komitmen Kementerian Ekraf dalam mendukung pertumbuhan industri fesyen dan sneaker lokal agar semakin kompetitif dan mampu menembus pasar global.
Ia menegaskan, dukungan pemerintah diberikan agar produk kreatif anak bangsa tidak hanya berjaya di dalam negeri, tetapi juga semakin percaya diri bersaing di pasar internasional.
Berdasarkan data Kementerian Ekraf, subsektor fesyen menjadi kontributor terbesar ekspor ekonomi kreatif dengan porsi 58,55 persen atau sekitar 5,85 miliar dolar AS, meningkat dari periode sebelumnya sebesar 5,58 miliar dolar AS. Selain itu, subsektor ini juga menyumbang 14,77 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif dengan pertumbuhan 5,07 persen.
Capaian tersebut menegaskan posisi strategis subsektor fesyen sebagai salah satu motor utama ekonomi kreatif nasional. Bagi pemerintah, fesyen tidak hanya soal tren, tetapi juga sarana memperkuat identitas budaya, menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Irene menambahkan, kolaborasi antara komunitas dan industri kreatif seperti yang ditunjukkan dalam JSD sangat penting untuk mempercepat penguatan ekosistem fesyen nasional. Ia optimistis inovasi generasi muda akan menjadi penggerak utama ekonomi kreatif di masa depan.
JSD sendiri merupakan platform yang hadir sejak 2016 dan terus berkembang sebagai ajang kreatif berbasis komunitas. Tahun ini, JSD kembali digelar pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Blok M dengan konsep festival multi-pengalaman yang mencakup pasar kreatif, konser musik, hingga berbagai aktivitas gaya hidup.
Festival Director JSD Blok M Festival, Albie Trisura, menyampaikan bahwa penyelenggaraan tahun ini menghadirkan area yang lebih luas dengan dominasi hingga 90 persen brand lokal. Hal ini menunjukkan kekuatan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan jenama lokal yang signifikan di kawasan Asia Tenggara.










