Damnoen Saduak, Pasar Terapung di Negeri Gajah Putih Thailand

0
157
Wisatawan menyusuri Damnoen Saduak Floating Market (Foto:Basril Tarigan Vibizmedia)

(Vibizmedia – Lensa Bangkok) Kota Bangkok, Thailand, memiliki banyak lokasi wisata budaya maupun kuliner yang cukup terkenal. Namun, ada juga cara unik untuk menikmati suasana Thailand, cobalah Anda menuju Damnoen Saduak Floating Market, pasar terapung yang menjadi salah satu ikon wisata Thailand.

Damnoen Saduak Floating Market berlokasi sekitar 100 kilometer di barat daya Bangkok, tepatnya di Provinsi Ratchaburi. Perjalanan dengan kendaraan umumnya memakan waktu sekitar 1,5–2 jam, untuk menjumpai pemandangan kanal dan kehidupan masyarakat sekitar.

Kanal-kanal untuk lalu lintas perahu kayu yang membawa buah-buahan tropis, makanan, minuman hingga suvenir (Foto: Basril Tarigan/ Vibizmedia)

Apa yang akan Anda jumpai? Kanal-kanal sempit dipenuhi dengan perahu kayu yang membawa buah-buahan tropis, makanan, minuman hingga suvenir. Pedagang mendayung perahu sambil menawarkan dagangan kepada wisatawan. Di antara lalu-lalang perahu, aroma makanan khas Thailand seperti boat noodles dan camilan tradisional menggugah  selera.

Damnoen Saduak memiliki keistimewaan selain aktivitas jual beli di atas air, juga pasar ini tumbuh dari kehidupan masyarakat yang memang sejak lama bergantung pada kanal sebagai jalur transportasi dan perdagangan.

Kanal Damnoen Saduak dibangun pada masa pemerintahan Raja Rama IV pada 1866–1868 untuk menghubungkan Sungai Mae Klong dan Tha Chin. Dari jalur air inilah kemudian berkembang komunitas dan aktivitas perdagangan yang menjadi cikal bakal pasar terapung.

Kini, Damnoen Saduak memang lebih banyak dikunjungi wisatawan. Namun, daya tarik visualnya tetap kuat: perahu warna-warni, buah segar, rumah-rumah di tepi kanal dan aktivitas masyarakat menciptakan suasana Thailand yang khas.

Damnoen Saduak Floating Market (Foto: Basril Tarigan/ Vibizmedia)

Waktu terbaik datang adalah pagi hari, terutama sekitar pukul 07.00–09.00 ketika aktivitas perahu sedang ramai dan cuaca relatif lebih nyaman.

Damnoen Saduak pada akhirnya bukan sekadar tempat berbelanja. Tapi juga tempat berwisata yang memberikan pengalaman menyaksikan bagaimana air, perdagangan, makanan, dan kehidupan masyarakat berpadu menjadi satu panorama yang sulit ditemukan di tempat lain.