B50 Diuji di Tambang, Performa Alat Berat Tetap Stabil

0
123
B50
DOK: ESDM

(Vibizmedia-Nasional) Implementasi bahan bakar nabati B50 mulai memasuki tahap pengujian pada alat berat di sektor pertambangan. Hasil pengujian menunjukkan performa mesin tetap stabil tanpa gangguan signifikan, meski konsumsi bahan bakar tercatat meningkat sekitar 3,12 persen dibandingkan penggunaan B40.

Hasil tersebut menjadi perhatian bagi industri pertambangan yang tengah menghadapi tantangan efisiensi operasional. Keandalan alat berat menjadi semakin penting karena setiap gangguan pada mesin dapat berdampak langsung terhadap produktivitas tambang.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor pertambangan nasional masih mengalami kontraksi Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 1,64 persen secara tahunan pada Kuartal II 2026. Kontraksi tersebut melanjutkan tren pada Kuartal I 2026.

Di sektor batubara, target produksi nasional 2026 juga disesuaikan menjadi sekitar 600 juta ton, turun dari realisasi sekitar 790 juta ton pada 2025.

Penyesuaian tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan, mendukung stabilitas harga komoditas, sekaligus menjaga keberlanjutan cadangan energi nasional.

Efisiensi Alat Berat Jadi Perhatian

Dalam kondisi tersebut, implementasi B50 membuat pengelolaan efisiensi bahan bakar dan keandalan alat berat semakin penting.

Pengujian B50 pada alat berat pertambangan menunjukkan mesin mampu bekerja secara stabil tanpa gangguan signifikan. Namun, konsumsi bahan bakar meningkat sekitar 3,12 persen dibandingkan B40.

Angka tersebut masih dinilai berada dalam batas wajar secara operasional. Meski demikian, efisiensi penggunaan bahan bakar tetap perlu diperhatikan karena alat berat merupakan salah satu komponen penting dalam kegiatan pertambangan.

Selain bahan bakar, aspek pelumasan, pemantauan kondisi mesin dan perawatan preventif juga menjadi bagian penting dalam menjaga produktivitas.

Perawatan tidak lagi hanya dipandang sebagai aktivitas rutin, tetapi menjadi bagian dari strategi untuk menekan downtime dan mengendalikan biaya operasional.

Solusi Pelumasan untuk Alat Berat

Menjawab kebutuhan tersebut, ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI) kembali berpartisipasi dalam Mining Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–12 September 2026.

Dalam ajang tersebut, EMLI menghadirkan berbagai solusi pelumasan sintetis serta layanan teknis terintegrasi untuk membantu pelaku industri pertambangan menjaga keandalan alat berat dan meningkatkan efisiensi operasional.

Presiden Direktur PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, Syah Reza, mengatakan kondisi industri yang dinamis membuat keandalan peralatan semakin penting.

“Di tengah penyesuaian produksi dan implementasi B50, setiap jam operasi alat berat menjadi semakin bernilai. Keandalan peralatan, kebersihan pelumas, dan perawatan berbasis kondisi dapat membantu perusahaan menjaga produktivitas sekaligus mengendalikan biaya operasional,” ujar Syah Reza.

Ia menambahkan, pengalaman lebih dari 150 tahun dalam mengembangkan solusi pelumasan menjadi salah satu dasar EMLI dalam mendukung kebutuhan industri.

“Pada kesempatan Mining Indonesia 2026 ini, kami hadir untuk menunjukkan bagaimana solusi pelumasan sintetis, beserta layanan teknis yang terintegrasi, menjadi solusi strategis yang nyata untuk mengurangi downtime, dan meningkatkan produktivitas tambang,” katanya.

Lima Solusi yang Ditawarkan

Dalam Mining Indonesia 2026, EMLI menampilkan sejumlah produk dan layanan untuk mendukung operasional alat berat, di antaranya Mobil Delvac 1 Gear Oil, pelumas sintetis untuk sistem penggerak atau drivetrain yang dirancang memberikan perlindungan terhadap keausan dan beban ekstrem.

Ada pula Mobilgrease XHP 462 Moly, grease lithium kompleks dengan 3 persen molibdenum disulfida yang diklaim dapat meningkatkan umur pakai pin dan bushing hingga tiga kali lebih lama.

Sementara Mobilith SHC 220 merupakan grease sintetis untuk gear dan bearing yang dapat memperpanjang interval pelumasan hingga empat kali lebih lama serta membantu memperpanjang umur bearing hingga dua kali lebih lama.

Untuk sistem hidraulik, EMLI menghadirkan Mobil DTE 10 Excel, pelumas hidraulik premium yang membantu mengurangi gesekan internal dan dapat meningkatkan efisiensi pompa hidraulik hingga 6 persen.

EMLI juga memperkenalkan MACHINEXT Oil Filtration System, layanan purnajual terintegrasi yang membantu menjaga kebersihan pelumas pada peralatan hidraulik, kompresor dan gear.

Selain itu, ExxonMobil memperkenalkan Mobil Synthetics Satisfaction Guarantee sebagai bagian dari layanan yang ditawarkan kepada pelanggan.

Pengunjung Mining Indonesia 2026 dapat mengunjungi booth ExxonMobil Lubricants Indonesia di Hall B3 JIEXPO untuk berkonsultasi langsung dengan tim spesialis pelumasan mengenai program garansi serta solusi yang sesuai dengan kebutuhan operasional pertambangan.