Dari Rally 3 Hari, IHSG Rabu Ditutup Terkoreksi ke Level 6.147

0
69
Pasar Modal

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, penutupan Rabu sore ini (7/10), terpantau melemah 46,203 poin (0,75%) ke level 6.146,724 setelah dibuka naik ke level 6.210.416.

IHSG bergerak terkoreksi dari rally 3 hari di seminggu tertinggi sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah di tengah harga minyak yang naik lagi oleh tensi geopolitik Timur Tengah dan kenaikan yields obligasi global, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam rally di mana S&P 500 dan Nasdaq mencetak rekor baru.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat 0,09% atau 17 poin ke level Rp 17.878, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya, rally ke sekitar 18 bulan tertingginya di antara euro yang tergelincir bearish oleh kekhawatiran anggaran defisit Perancis yang membengkak.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.895, serta terpantau dalam area konsolidasi 5 hari terakhir.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau menguat 17,489 poin (0,28%) ke level 6.210.416. Sedangkan indeks LQ45 turun 0,363 poin (0,06%) ke level 610,134. Siang ini IHSG melemah 34,124 poin (0,55%) ke level 6.158,803. Sementara LQ45 terlihat turun 2,948 poin (0,48%) poin ke level 607,549.

IHSG kemudian bertahan di zona merah dan ditutup melemah 46,203 poin (0,75%) ke level 6.146,724. Sementara LQ45 terlihat turun 0,78% atau 4,776 poin ke level 605,721. Tercatat saat ini 258 saham naik, 378 saham turun dan 157 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 0,92%, dan Hang Seng yang turun 0,62%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi dari rally 3 hari sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah di tengah harga minyak yang naik lagi dan kenaikan yields obligasi global, serta mencermati Wall Street yang berakhir rally di mana S&P 500 dan Nasdaq mencetak rekor baru.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan lebih konsolidatf, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.228 dan 6.380. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,898 dan bila tembus ke level 5,839.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group