
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi Edwin Hidayat Abdullah mengatakan, salah satu inisiatif yang disiapkan adalah Hub.id, yang mempertemukan 80 perusahaan modal ventura (venture capital) dengan startup Indonesia. Selain itu, Indonesia Game Development Exchange (IGDX) akan memfasilitasi pertemuan investor dengan pengembang gim nasional.
“Hub ID itu didesain adalah mempertemukan 80 venture capital dengan startup-startup Indonesia,” ujar Edwin dalam konferensi pers Road to Bali Tech Week 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Agar mendorong hasil bisnis yang lebih nyata, BTW 2026 juga menyediakan sesi pertemuan bisnis satu lawan satu (one-on-one meeting), ruang pertemuan khusus, dan kegiatan jejaring. Fasilitas ini diharapkan membantu startup membangun koneksi dengan investor sekaligus menjajaki peluang pendanaan, kolaborasi, dan pengembangan proyek.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan, pertumbuhan ekonomi digital membutuhkan kolaborasi pemerintah, industri, investor, inovator, dan komunitas. Menurutnya, kepercayaan investor harus dibangun melalui ekosistem yang kuat, kepastian regulasi, serta persaingan usaha yang sehat.
Meutya menyebut nilai ekonomi digital Indonesia mencapai sekitar USD99 miliar pada 2025, tumbuh 14 persen. Potensi tersebut menjadi modal untuk memperkuat daya tarik investasi dan memperluas kesempatan bagi pelaku bisnis digital nasional.
Kemkomdigi juga membuka ruang masukan dari industri dalam penyusunan regulasi agar kebijakan lebih terprediksi dan memberikan kepastian bagi investor. Dengan demikian, inovasi dapat berkembang tanpa mengabaikan perlindungan masyarakat.
Bali Tech Week 2026 akan berlangsung pada 19–23 Oktober 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, Bali. Acara ini mengintegrasikan 13 kegiatan yang mencakup konektivitas, keamanan siber, tata kelola platform, kecerdasan artifisial, hingga industri gim.
Penyelenggara menargetkan sekitar 5.000 pengunjung dari 37 negara. Melalui pertemuan lintas sektor dan negara, BTW 2026 diharapkan memperluas akses pendanaan, memperkuat jejaring bisnis startup, serta mendorong pertumbuhan industri digital Indonesia.








