Cross Border Strategi Dalam Meningkatkan Pariwisata

0
4085
Menteri Pariwisata Arief Yahya Memberikan Keterangan Pers Usai Rapat Terbatas Bersama Presiden Jokowi Membahas Upaya Pemerintah Meningkatkan Pariwisata Di Indonesia, Rabu 24 Juni 2015. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Pariwisata merupakan sektor yang paling mudah dan cepat bagi suatu negara untuk memperoleh devisa, semua alat atau barang yang diterima oleh dunia internasional sebagai alat pembayaran luar negeri dalam bentuk uang asing, wesel asing, emas dan piutang di luar negeri.

Sebagai sektor yang harus mendapat perhatian, Indonesia mengandalkan pariwisata untuk dikembangkan dengan meningkatkan marketing atau lebih kepada promosi, dalam hal ini mempromosikan Bebas Visa Kunjungan (BVK) sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 69 Tahun 2015 mengenai kebijakan bebas visa untuk 45 negara untuk datang ke Indonesia.

Selain itu cara lain untuk menarik wisatawan mancanegara (wisman) pemerintah melalui strategi Cross Border Tourism atau wisata perbatasan, orang datang ke suatu tempat itu kurang dari 2 jam, relatif lebih murah karenanya diperlukan akses untuk membuka direct route ke beberapa daerah pariwisata yang banyak diminati.

Dengan diberlakukannya bebas Visa, khusus daerah border seperti contoh Singapura dengan Kepulauan Riau, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan usai rapat terbatas di kantor Presiden membahas pariwisata, Rabu (24/6), wisman tidak perlu lagi mengurus Visa sehingga 1,7 juta ekspatriat yang tinggal di Singapura, bisa dapat langsung datang ke Kepulauan Riau hanya dengan jarak waktu tempuh 45 menit.

Pemerintah menargetkan tahun ini wisman mencapai 10 juta wisman, sedangkan wisata nusantara mencapai 255 juta pertahun dengan ketentuan berlakukannya BVK diharapkan ada penambahan 1 juta wisman tiap satu tahun, efektif sejak bulan ini, maka akan ada penambahan 500ribu wisman untuk 6 bulan mendatang sehingga menjadi 10,5 juta wisman.

Mulai tahun 2016, berdasarkan masukan dari para stakeholder di rapat terbatas hari ini, pemerintah akan menambahkan bebas Visa 30 negara baru, ungkap Arief. Saat ini Malaysia BVK 164 negara dan Thailand 56 negara. Indonesia telah tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga. Bagi wisatawan yang nomor satu adalah mengurus Visa dengan kemudahan bebas Visa akan semakin meningkatkan persaingan dengan negara-negara pesaing terdekat.

Journalist  : Rully
Editor       : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here