Pada Program Vibiz Focus edisi kali ini, analis menjelaskan 5 alasan dari terjadinya fenomena anjloknya pergerakan bursa saham China. Seperti kita tahu, Indeks Bursa Shanghai (SSEC) sebulan terakhir ambles ke posisi 3.507,19 atau anjlok 32,11% dari posisi tertinggi di level 5.166,35 per 12 Juni 2015. Ini pula yang membuat kapitalisasi pasar SSEC longsor US$ 2,8 triliun dalam tempo kurang dari sebulan.
Lantas apa penyebab terjadinya hal tersbut? salah satunya adalah adanya kekhawatiran ekonomi China yang melambat serta anggapan bahwa pergerakan bursa saham china terlalu cepat sehingga menimbulkan effect bubble.
Selain itu analis juga menjelaskan bagaiman pengaruh keruntuhan bursa saham china terhadap pegerakan bursa saham Indonesia maupun arus kegiatan pada perekonomian Indonesia.
Editor : Asido Situmorang








