(Berita Daerah – Kalimantan) Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan dinilai telah berhasil meningkatkan budi daya tanaman pangan seperti padi, jagung dan kedelai dengan menempati peringkat ke 13 di Indonesia. Untuk itulah kabupaten tersebut akan dijadikan daerah percontohan terkait dengan program ketahanan pangan nasional.
Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Sayiri Mukhlis di Kotabaru, Minggu (19/7) menyampaikan hal tersebut usai rapat konsulitasi dengan Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Selatan. Dalam kesempatan itu Mukhlis turut mengajak kepada jajaran Pemprov Kalimantan Selatan untuk mendukung program peningkatan ketahanan pangan di Kotabaru melalui pengalokasian dana dari APBD Kalimantan Selatan.
Pemprov Kalimantan Selatan diminta untuk memberikan dukungan melalui pengalokasian anggaran dari APBD provinsi khususnya untuk perluasan lahan pertanian dan pengadaan peralatan pertanian. Terkait dengan hal ini, pemerintah pusat telah menggelontorkan dana sebesar Rp6 miliar dari APBN tahun 2015 untuk mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Kotabaru.
Untuk itu Komisi II DPRD Kotabaru mengusulkan agar Pemprov Kalimantan Selatan bisa mengalokasikan anggaran sebesar 50 persen dari jumlah anggaran yang telah diberikan pemerintah pusat demi mendukung peningkatan ketahanan pangan di Kotabaru melalui program Pajale.
Akbar Buwono/Regional Analyst at Vibiz Research/VM/BD Editor : Eni Ariyanti image: ant









