(Vibizmedia – Culture) – Desa Lobutolong, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, memang penuh dengan kisah inspiratif. Bukan hanya kehidupan pedesaan yang biasa dikunjungi, tetapi disana, terdapat juga kehidupan tanpa rekayasa yang sungguh memberikan pembelajaran dalam hidup kita, bahwa keaslian adalah hal yang indah. Berikut ini, adalah kisah Michelle dan Kevin, yang menceritakan kehidupan tanpa rekayasa yang sungguh mengajarkan kita akan filosofi kehidupan, yaitu hidup ceria yang tanpa kepalsuan.
Michelle, si anak petani yang ceria dan pemberani
Namanya Michelle. Anak berusia 5 tahun dengan mata bulatnya, memang sungguh menarik dan lucu. Cita-citanya menjadi seorang dokter. Pertama kali ditemukan, anak perempuan ini sedang asyik tidur-tiduran di rumput. Ia begitu menikmati dan menyatu dengan alam, dan ia menyukai akan hidupnya yang sederhana.
Matahari bersinar terang, ketika Michelle sedang menikmati sejuknya udara Desa Lobutolong, Kecamatan Paranginan, Sumatera Utara. Rumput yang menghijau, adalah alas tidurnya. Tingkah lakunya tersebut, memang sangat menarik perhatian, Tidak menunggu lama, langsung saja kamera diarahkan kepadanya, dan bocah cantik itupun langsung bereaksi dengan tersenyum manis. Itulah kehidupan Michelle, kehidupan yang tanpa rekayasa. Ia tidak diperintahkan untuk berada di atas rumput demi suatu foto profesional, tetapi ia memang sudah menyatu dengan alam, dan baginya, rerumputan hijau adalah tempat bermainnya. Michelle, anak ceria dengan kesederhanaan yang tak direkayasa. Kesederhanaan yang memberi inspirasi, dan membuat kita semakin rindu akan Desa Lobutolong.

Hidup bahagia dan sederhana sebagai anak seorang petani, memang membuat Michelle begitu dekat dengan alam. Ia juga anak yang pemberani, tak ada sedikitpun ketakutannya ketika bertemu dengan orang lain. Selesai bermain di atas rumput, ia pun menuju ke suatu tempat, seolah ingin memberitahukan sesuatu pada kami. Dan ketika kami memanggilnya, spontan ia langsung menengok dan menunjukkan wajah manisnya. Benar-benar anak yang menyenangkan! Senyum dengan gigi putihnya, memang benar-benar membuat setiap orang merindukannya. Ya, rindu akan wajah seorang Michelle yang ceria dan tanpa kepalsuan.

Pertemuan kami dengan Michelle tak berhenti sampai disitu saja. Ketika kami sedang menuju ke sebuah kandang hewan peliharaan, si kecil Michelle langsung mengikuti kami. Ya, keramahan dan keceriaan Michelle, membuat kami langsung merasa dia seperti adik sendiri. Dan dalam perjalanan kami bersamanya, akhirnya kami pun bertemu dengan Kevin, anak laki-laki yang kala itu sedang berada di teras rumahnya.
Kevin, anak lincah yang periang
Kehidupan Kevin, juga merupakan kehidupan yang inspiratif dan tanpa rekayasa. Kala itu, kami menjumpainya dengan aktivitas menarik yang dilakukannya, yaitu bermain bersama hewan ternaknya. Kevin sangat menyayangi hewan ternaknya. Dengan senang, ia memberi makan hewan ternaknya.

Ada hal menarik yang dilihat dari Kevin, yaitu kesukaannya bergelayutan di kayu yang ada di teras rumahnya. Tak sedikitpun ketakutan terpancar dari wajahnya. Dengan senangnya, ia bergelantungan dan memandang kami dengan senyum. Ia ingin menjadi seorang pemain sepakbola. Tak heran, tubuhnya begitu lincah dan energik. Di teras rumahnya yang sederhana itulah, ia menjalani kehidupannya tanpa mengeluh dan menuntut ini dan itu.



Memandang hidup Michelle dan Kevin, memang mengajarkan kita untuk hidup tanpa kepalsuan. Memang, kebahagiaan sesungguhnya sederhana, yaitu ketika kita menjalani hidup dengan syukur, dan tidak merekayasa akan kehidupan kita untuk mendapatkan pengakuan maupun eksistensi dunia.
Fanny Sue & Mark S/ Journalist/VMN
Images : Mark S
Editor : Fanya Jodie









