BINA Lebaran 2026 Dongkrak Konsumsi Domestik hingga Rp53 Triliun

0
273
Peluncuran Program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026, di Senayan City, Jakarta, pada Jumat (6 Mar 26) (Foto: Kemendag).

(Vibizmedia – Nasional) Pemerintah bersama pelaku usaha meluncurkan Program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026 di Pusat Perbelanjaan Senayan City, Jakarta, pada Jumat (6/3). Program yang berlangsung pada 6–30 Maret 2026 ini ditargetkan mencatatkan transaksi hingga Rp53,38 triliun. Peluncuran dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan didampingi Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa program BINA Lebaran menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus mendorong konsumsi domestik melalui kolaborasi antara ritel modern, pusat perbelanjaan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Momentum Ramadan dan Lebaran dinilai menjadi periode penting untuk menggerakkan perdagangan dalam negeri.

“Program BINA Lebaran 2026 merupakan upaya meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus mendorong konsumsi domestik. Kolaborasi ritel modern, pusat perbelanjaan, dan UMKM diharapkan dapat menyediakan beragam produk bagi masyarakat dalam menyambut Lebaran,” ujar Mendag.

Mendag menambahkan, kerja sama dengan pelaku usaha akan terus diperluas melalui berbagai agenda promosi setelah periode Lebaran agar momentum peningkatan konsumsi masyarakat dapat terjaga sepanjang tahun.

Sementara itu, Menko Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Ramadan dan Lebaran selalu menjadi periode penting bagi peningkatan konsumsi masyarakat. Program BINA Lebaran tahun ini berlangsung selama 25 hari dengan target transaksi Rp53 triliun, meningkat sekitar 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah juga menyiapkan berbagai stimulus menjelang Lebaran, antara lain penyaluran bantuan sosial pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng dua liter per bulan bagi sekitar 35 juta keluarga penerima manfaat dengan total anggaran Rp11,92 triliun.

Program BINA Lebaran 2026 melibatkan sekitar 800 merek, 80.000 gerai ritel, serta 400 pusat perbelanjaan di 24 provinsi. Berbagai promosi ditawarkan, termasuk potongan harga hingga 70–80 persen untuk produk fesyen, gaya hidup, dan perlengkapan Lebaran. Program ini juga menghadirkan kegiatan midnight sale serta promo belanja bagi wisatawan domestik.

Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah menyebut program ini menjadi momentum bagi sektor ritel untuk meningkatkan konsumsi domestik dan perputaran ekonomi nasional. Sementara itu, Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja memproyeksikan kunjungan ke pusat perbelanjaan selama Ramadan hingga Lebaran meningkat sekitar 10–15 persen, dengan puncak aktivitas belanja diperkirakan terjadi dalam dua pekan menjelang Idulfitri.