Presiden Jokowi Putuskan Tetap Memberlakukan UN

0
650
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas pembahasan evaluasi pelaksanaan ujian nasional di Kantor Presiden. FOTO : SETPRES/LAILY

(Vibizmedia – Nasional) Untuk bisa benchmarking, Presiden Joko Widodo memutuskan agar Ujian Nasional (UN) tetap dijalankan dengan berbagai penyempurnaan dan perbaikan.

Keputusan tersebut disampaikan usai rapat terbatas tentang Lanjutan Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Ujian Nasional di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (19/12) kemarin.

Kedepannya akan diatur agar ujian sekolah di luar UN, memasukkan unsur atau bagian dari hal-hal yang berkaitan dengan kisi-kisi sekolah secara nasional.

Penambahan kisi-kisi beberapa mata pelajaran secara nasional dilakukan sebagai wujud pemerataan, karena jika UN tidak diberlakukan akan muncul kesenjangan baru antar sekolah, sehingga yang sekarang berlaku, tetap diberlakukan, ungkap Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam keterangan Pers di Kantor Presiden.

Seskab menegaskan keputusan untuk tetap menjalankan UN itu diambil dengan mempertimbangkan hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA), yang memperlihatkan bahwa pendidikan Indonesia sudah berada jalur yang benar dan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

PISA memprediksi di tahun 2030, Indonesia akan menjadi salah satu negara yang mempunyai pendidikan terbaik di dunia. Ditambah, Presiden betul-betul menginginkan agar siswa Indonesia bukan hanya menjadi petarung dalam tingkat lokal, tetapi juga bisa bersaing pada tingkat internasional, terang Pramono.

Disamping itu, terkait masalah guru, Pramono sampaikan sertifikasi guru akan terus dilakukan dari waktu ke waktu. Tentunya juga akan  ditingkatkan kemampuannya, sehingga dengan demikian akan ada evaluasi terhadap kinerja guru.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here