(Vibizmedia – Nasional) Dampak penggunaan merkuri di Indonesia menimbulkan dampak pencemaran yang sangat berbahaya bagi lingkungan dan juga penambang, mendapat perhatian khusus pemerintah.
Dalam rapat terbatas penghapusan penggunaan merkuri pada pertambangan rakyat/ pertambangan emas skala kecil (PESK), Kamis (9/3) di Kantor Presiden. Presiden Joko Widodo sampaikan bahwa dirinya mendapatkan informasi penggunaan merkuri di Indonesia terdapat pada 850 hotspot pertambangan rakyat.
Hal tersebut, berbahaya bukan saja pada lingkungan tetapi juga pada kesehatan sekitar 250 ribu penambang yang ada di Indonesia dan juga pada kesehatan dari keluarga dan anak-anak penambang tersebut, terang Presiden Jokowi.
Untuk itu, Presiden meminta diambil langkah-langkah yang cepat. Yang pertama, pengaturan kembali tata kelola pertambangan rakyat dan pertambangan emas skala kecil yang berada di luar maupun di dalam kawasan hutan. Yang kedua, penggunaan merkuri pada tambang rakyat harus segera dihentikan, harus dilarang.
Yang ketiga, setelah di atur tata kelolanya, Presiden Jokowi minta terus diawasi secara ketat dan berkala penggunaan merkuri, bukan hanya di tambang-tambang rakyat tapi juga dipertambangan skala menengah maupun skala besar.
Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Maluku 3 minggu lalu, Presiden telah memerintahkan Kapolri agar penambangan emas di Gunung Botak yang menggunakan merkuri yang juga sangat banyak dihentikan dan sudah dihentikan oleh Kapolri, terangnya.
Selain itu, penting juga untuk memperhatikan tata niaga pengadaan dan distribusi merkuri, termasuk pengawasan importasi merkuri, dikarenakan adanya informasi yang diterima Presiden mengenai banyak merkuri impor ilegal yang masuk ke tambang-tambang rakyat.
Untuk mengantisipasi hal ini, perlunya edukasi kepada para penambang tentang bahaya merkuri bagi kesehatan dan dampaknya bagi lingkungan. Masyarakat perlu diberikan pemahaman bahwa pencemaran merkuri juga bisa berakibat tidak hanya pada para penambang dan keluarganya. Tapi juga masa depan anak-anak mereka, baik lahir cacat fisik maupun cacat mental, terang Presiden.
Solusi lainnya adalah dengan mengalihkan mata pencaharian bagi para penambang dan terhadap warga yang terkontaminasi merkuri dapat ditangani kesehatannya dengan memberikan bantuan medis.
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela









