Volume Sampah Meningkat, Pemerintah Kembangkan Infrastruktur Pengelolaan Sampah di KSPN Prioritas

0
1328
Ilusrasi Kawasan kumuh. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Guna mendukung pengembangan infrastruktur pengelolaan sampah di Kawasan Pariwisata Strategis Nasional (KSPN) prioritas, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) mendukung pengembangan infrastruktur pengelolaan sampah di kawasan tersebut.

Saat ini, pengelolaan sampah di KSPN prioritas dinilai masih belum optimal. Untuk itu, diperlukan inovasi dan antisipasi peningkatan volume sampah, agar kebersihan dan keindahan destinasi wisata dapat tetap terpelihara dengan baik.

Kepala BPIW Kementerian PUPR Rido Matari Ichwan mengatakan melalui terpeliharanya kebersihan dan keindahan di destinasi wisata, dapat mendukung tercapainya target pariwisata nasional berupa jumlah kunjungan turis asing 20 juta di tahun 2019.

Pihaknya, sedang melakukan pengembangan infrastruktur menerapkan metode yang berbasis kewilayahan atau Wilayah Pengembangan Strategis (WPS), yang saat ini telah dikelompokkan pada 35 WPS.

Terkait dukungan terhadap pengembangan KSPN, Rido sampaikan perlu dilakukan dengan penyusunan Master Plan dan Development Plan(MPDP) WPS yang memuat program 10 tahunan, 5 tahunan, yang kemudian didetailkan ke dalam program jangka pendek dan tahunan.

10 KSPN prioritas yang dimaksud adalah Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Pulau Seribu, Borobudur, Bromo-Tengger-Semeru, Mandalika, Wakatobi, Labuan Bajo dan Morotai. Ditambah dengan KSPN prioritas tambahan Toraja dan Mandeh.

Pengelolaan sampah juga dapat dikembangkan untuk menangani persampahan di destinasi wisata meliputi, pengembangan TPS (Tempat Pembuangan Sampah) baru, pembentukan UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) di sekitar kawasan wisata serta penanganan sampah yang komprehensif, ungkap Rido.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here