Oktober 2017 Mendatang, Seluruh Ruas Tol Terapkan Program Transaksi Tol Non Tunai

0
1089
Ilustrasi jalan tol. FOTO : SETPRES/CAHYO

(Vibizmedia – Nasional) Untuk meningkatkan elektronifikasi di jalan tol, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Bank Indonesia (BI) telah menandatangani Kesepakatan Bersama penerapan transaksi tol non tunai.

Kesepakatan bersama tersebut ditandatangani oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur BI Agus Martowardoyo pada Rabu (31/5) lalu.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sampaikan bahwa keduanya sepakat untuk bisa ikut berkontribusi dalam program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) dalam transaksi tol non tunai, terang Basuki.

Menurutnya, pembayaran dengan uang elektronik memberikan keuntungan memperpendek waktu transaksi sehingga dapat mengurangi antrian kendaraan menjelang gerbang tol. Keuntungan lainnya adalah kemudahan transaksi karena pengguna jalan tol tidak perlu membawa uang tunai, termasuk menunggu kembalian dalam pecahan kecil. 

Sebagai tahapan awal penandatanganan kesepakatan ini, elektronifikasi jalan tol di Indonesia dimulai dengan pelaksanaan kampanye elektronifikasi secara nasional menuju penerapan Multi Lane Free Flow (MLFF) atau pembayaran tol tanpa henti (pengguna jalan tol tidak harus menghentikan kendaraan di gerbang tol).  

Transaksi tol non-tunai atau uang elektronik saat ini baru sebesar 23% dari lalu lintas harian rata-rata sekitar 4,5 juta kendaraan per hari. Ditargetkan pada bulan Oktober 2017, seluruh ruas tol menggunakan transaksi non tunai. 

Disamping itu, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardo mengatakan Bank Indonesia menyambut baik sinergi dan kerjasama antara kedua institusi ini untuk terus meningkatkan daya saing perekonomian nasional.

Agus sampaikan pelaksanaan elektronifikasi jalan tol tentunya memerlukan kerjasama seluruh pihak. Tidak hanya otoritas, industri perbankan juga memiliki peran penting, khususnya dalam integrasi antar ruas jalan tol.

Untuk itu, pemerintah bersama BI merencanakan akan mendirikan institusi yang berfungsi mengintegrasikan informasi data transaksi dan tarif untuk seluruh ruas jalan tol dalam bentuk Konsorsium Electronic Toll Convention (ETC). Konsorsium ETC nantinya  berperan besar dalam tahap integrasi ruas jalan tol, penyempurnaan model bisnis serta aspek teknis elektronifikasi.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here