Breaking News Covid-19 di Indonesia 9 Mei 2020: Bertambah 533, Total Positif Kini 13.645

0
999
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr. Achmad Yurianto. FOTO: BNPB

(Vibizmedia – Nasional)  Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr. Achmad Yurianto, di Graha BNPB, hari ini kembali menyampaikan update angka akumulatif perkembangan data kasus Covid-19 dari seluruh Indonesia hingga tanggal 9 Mei 2020.

Mari kita melihat penambahannya adalah sebagai berikut:

Dari total 13.112 kasus positif terinfeksi Covid-19 yang diberitakan kemarin, maka hari ini bertambah sebanyak 533 kasus menjadi  13.645 kasus positif akumulatif.  Dengan demikian telah terjadi kenaikan dalam pertambahan kasus dari  336  kasus kemarin menjadi 533 kasus.

Sedangkan jumlah pasien yang dinyatakan sudah sembuh dan diijinkan pulang, dari total 2.494 orang yang diberitakan kemarin, bertambah 113  orang menjadi 2.607 orang. Maka bagi yang telah dinyatakan sembuh jika kemarin bertambah 112 orang, hari ini bertambah 113 orang.

Untuk pertambahan kasus meninggal, maka  dari total 943 orang yang diberitakan meninggal kemarin, bertambah sebanyak 16 orang menjadi 959 orang. Dengan demikian pertambahan kasus meninggal telah terjadi kenaikan dari kemarin tercatat 13 orang maka jumlah yang meninggal pada hari ini adalah 16 orang.

Hingga tanggal 9 Mei 2020 jumlah orang dalam pemantauan (ODP) secara akumulatif bertambah 2.367 , mengalami kenaikan dari kemarin tercatat sejumlah 1.025, menjadi 246.847 orang. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah 603 , mengalami penurunan  dibanding kemarin tercatat bertambah 579, menjadi 29.690 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 370 kabupaten/kota di Tanah Air (sebelumya 356 kabupaten/kota). Hingga saat ini seluruh provinsi sudah terdampak Covid-19.

Hingga tanggal 9 Mei 2020   maka berikut akumulatif daftar jumlah penderita positif di seluruh provinsi :

Provinsi Aceh 17 kasus (tidak ada penambahan), Bali 306 kasus (sebelumnya 300), Banten 523 kasus (sebelumnya 505), Bangka Belitung 28 kasus (tidak ada penambahan), Bengkulu 37 kasus (sebelumnya 14), Yogyakarta 146 kasus (sebelumnya 143), DKI Jakarta 5.056 kasus (sebelumnya 4.955 ).

Selanjutnya di Jambi 62 kasus (sebelumnya 47), Jawa Barat 1.437 kasus  (sebelumnya 1.404), Jawa Tengah 959 kasus  (sebelumnya 933), Jawa Timur 1.419 kasus  (sebelumnya 1.284), Kalimantan Barat 118 kasus (sebelumnya 95), Kalimantan Timur 214 kasus (sebelumnya 209), Kalimantan Tengah 189 kasus (sebelumnya 188), Kalimantan Selatan 253 kasus (sebelumnya 246), dan Kalimantan Utara 131 kasus (tidak ada penambahan).

Kemudian di Kepulauan Riau 101 kasus (sebelumnya 100), Nusa Tenggara Barat 330 kasus (sebelumnya 312), Sumatera Selatan 278 kasus (sebelumnya 227), Sumatera Barat 286 kasus (sebelumnya 270), Sulawesi Utara 53 kasus (sebelumnya 47), Sumatera Utara 179 kasus (sebelumnya 157), dan Sulawesi Tenggara 71 kasus (sebelumnya 70).

Adapun di Sulawesi Selatan 710 kasus (sebelumnya 708), Sulawesi Tengah 75 kasus (tidak ada penambahan), Lampung 66 kasus (tidak ada penambahan), Riau 71 kasus (sebelumnya 69), Maluku Utara 54 kasus (sebelumnya 50), Maluku 32 kasus (tidak ada penambahan), Papua Barat 53 kasus (tidak ada penambahan), Papua 277 kasus (sebelumnya 265), Sulawesi Barat 62 kasus (sebelumnya 60), Nusa Tenggara Timur 12 kasus (tidak ada penambahan), Gorontalo 19 kasus  (tidak ada penambahan) dan dalam proses verifikasi lapangan 21 kasus.

Daftar provinsi yang tercatat tidak ada penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ada 9 Provinsi yaitu: Aceh, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Lampung, Maluku,  Papua Barat,  Nusa Tenggara Timur, Gorontalo.

Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 150.887 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dan TCM di 53 laboratorium. Sebanyak  108.669 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 13.645 positif dan 95.054 negatif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here