(Vibizmedia-Nasional) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengupayakan sektor pariwisata bisa tetap bergerak di masa pandemi Covid-19, dengan mengoptimalkan peran Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) yang tersebar di 16 negara di dunia.
“Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan terhadap citra pariwisata Indonesia dengan menyampaikan kebijakan terkini dan product update sehingga diharapkan brand awareness pariwisata Indonesia tetap terjaga,” ungkap Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya dalam keterangannya, Kamis 15 Mei 2020.
Beberapa kebijakan tersebut adalah gerakan Indonesia Bersih, Sehat, dan Aman (Clean, Health and Safety).
Menurutnya, hal ini penting untuk menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia tanggap terhadap new normal sehingga wisatawan nantinya tidak perlu merasa khawatir saat melancong ke Indonesia.
“Dari kegiatan ini diharapkan juga dapat terjadi soft selling antara para pelaku usaha di luar negeri dengan pelaku usaha dalam negeri yang berpartisipasi. Dengan demikian pariwisata Indonesia diharapkan menjadi top of mind dalam pilihan calon wisatawan,” jelas Nia.









