Menkeu Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Di atas 5% Semester I-2024

0
116
Menkeu Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Di atas 5% Semester I-2024
(Photo: Kemenkeu)

 

(Vibizmedia – Economy & Business) – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memperkirakan perekonomian Indonesia pada semester I-2024 masih menunjukkan resiliensi.

Artinya perekonomian Indonesia memiliki daya tahan yang baik dengan tumbuh di atas 5 persen.

“Ekonomi kita masih diperkirakan resilien. Pertumbuhan semester satu kami perkirakan masih bisa bertahan di atas 5 persen,” kata Menkeu dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPR RI. Dengan agenda Penyampaian Pokok-pokok Laporan Realisasi Semester I dan Prognosis Semester II APBN 2024 pada Senin (8/7).

Apa dasarnya ekonomi kita masih resilien?

Menkeu mengungkapkan optimisme terjaganya pertumbuhan ekonomi pada semester I-2024 terutama didukung oleh konsumsi yang masih kuat. Hal ini seiring dengan inflasi yang terkendali, kenaikan gaji ASN dan pensiun, pemberian THR dan gaji 13, serta kegiatan pemilu.

“Hal tersebut diperkirakan bisa memberikan daya ungkit,” ujar Menkeu.

Selain itu, berbagai proyek strategis nasional yang masih berjalan dan kinerja ekspor yang membaik. Hal ini seiring dengan keberlanjutan hilirisasi turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi pada semester I-2024.

Di sisi lain, outlook pertumbuhan semester II-2024 diperkirakan masih di atas 5 persen, terutama ditopang oleh kuatnya permintaan domestik.

“Untuk outlook semester kedua, kami perkirakan resiliensinya masih bisa bertahan dengan domestik demand yang masih relatively bisa dijaga. Yaitu dengan inflasi yang terus terjaga rendah,” kata Menkeu.

Namun demikian, Menkeu mengingatkan untuk terus mewaspadai risiko eksternal perlu, khususnya eskalasi geopolitik dan lemahnya permintaan global.

“Kita juga harus tetap waspada terhadap lingkungan global yang masih sangat dinamis, terutama di-drive oleh perubahan-perubahan dari pemerintahan.
Terutama dengan hasil pemilu dan hubungan antar negara-negara yang mengalami ketegangan yang sangat tinggi dengan geopolitik yang meningkat,” ujar Menkeu.

Dengan berbagai kondisi tersebut, Kementerian Keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi sampai dengan akhir tahun 2024 berada pada kisaran 5,0 hingga 5,2 persen.

“Ini untuk menggambarkan bahwa kita masih mempunyai buffer dari sisi domestik, faktor yang harus kita jaga terus. Agar pada saat kondisi global yang memang tidak bisa kita kontrol bisa dinetralisir,” kata Menkeu.

Belinda Kosasih/ Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting