(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, penutupan Selasa sore ini (6/8), terpantau menguat signifikan 69,562 poin (0,99%) ke level 7.129,215 setelah dibuka naik ke level 7.114,800.
IHSG bergerak rebound kuat dari kejatuhan tajam kemarin, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya menguat dipimpin rebound tajam Nikkei di antara suku bunga tetap dari RBA, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam lanjut terkoreksi.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini balik menguat 0,15% atau 25 poin ke level Rp 16.157, dengan dollar AS di pasar uang Eropa rebound setelah merosot 2 hari di sesi global sebelumnya; memangkas loss tajam sebelumnya di tengah koreksi yen dari lompatannya, serta estimasi pemangkasan suku bunga the Fed pada September.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.182, serta terpantau di sekitar 2 minggu tertingginya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 55,147 poin (0,78%) ke level 7.114,800. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,923 poin (0,32%) ke level 916,982. Siang ini IHSG menguat 78,216 poin (1,11%) ke level 7.137,810. Sementara LQ45 terlihat naik 1,06% atau 9,472 poin ke level 900,181.
IHSG kemudian agak melandai dan ditutup menguat 69,562 poin (0,99%) ke level 7.129,215, sedangkan LQ45 naik 8,473 poin (0,95%) ke level 899,181. Tercatat saat ini sebanyak 370 saham naik, 208 saham turun dan 206 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional sore ini bias menguat di antaranya Nikkei yang melonjak 10,23%, dan Hang Seng yang turun 0,31%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound searah regional, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias menguat dipimpin rebound tajam Nikkei.
Berikutnya IHSG kemungkinan bertahan di zona hijau, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.246 dan 7.354. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.060, dan bila tembus ke level 6.998.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group









