(Vibizmedia – Economy) – Nilai tukar rupiah terhadap dollar dalam pergerakan pasar uang Jumat siang ini (18/7), terpantau menguat, menambah gain sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia menurun setelah menguat di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini menguat 0,15% atau 24 poin ke level Rp 16.300 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.324. Rupiah terpantau rebound dari sekitar 3 minggu terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 16.322 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.325, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 16.300.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah menguat di sesi global sebelumnya; tertahan dari sekitar 3,5 minggu tertingginya setelah Trump menyatakan tidak berencana memecat Powell.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini turun ke 98,49, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,61.
Sementara itu, IHSG Jumat di akhir sesi pertama menguat 92,248 poin (1,27%) ke level 7.379,269, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias menguat di antara bursa Australia yang mencetak rekor tertingginya, serta mengikuti Wall Street yang berakhir semalam serempak dalam gain.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.365 – Rp16.180.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting









