Stok Beras Nasional Aman, Pemerintah Percepat Penyaluran SPHP hingga Panen Raya

0
391
Pekerja mengemas beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di gudang Perum Bulog Kanwil Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (12/8/2025). Perum Bulog Aceh melaporkan, hingga Agustus 2025 penyaluran beras SPHP telah terealisasi sebesar 1.088 ton. Stok untuk program stabilisasi harga pun dipastikan aman hingga beberapa bulan ke depan, dengan ketersediaan 27.000 ton beras untuk program SPHP sampai Desember 2025.

(Vibizmedia – Jakarta) Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan atau Zulhas menegaskan bahwa pasokan beras nasional dalam kondisi aman.

“Kami pastikan stok beras aman. Bulog melaporkan masih tersedia 3,9 juta ton. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, pasokan kita lebih dari cukup,” ujar Zulhas dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (13/8/2025).

Ia meminta Perum Bulog mempercepat operasi pasar untuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan sejak 17 Juli hingga 31 Desember 2025 sebagai langkah mengendalikan harga pangan nasional. Zulhas menilai penyaluran melalui pasar lebih efektif dibanding bazar karena prosesnya lebih cepat.

Menko Pangan juga telah meninjau langsung sejumlah pasar dan menemukan bahwa distribusi SPHP masih memerlukan percepatan. “Kalau bisa 10 ribu ton per hari, maka sebulan bisa 300 ribu ton,” jelasnya.

Pemerintah menargetkan penyaluran 1,3 juta ton beras secara bertahap, namun saat ini baru sekitar 2.500 ton per hari. Zulhas optimistis jumlah tersebut akan meningkat saat panen raya gadu pada September mendatang.

“Sekarang 2.500 ton per hari masih sedikit. Begitu panen bulan depan, stok akan bertambah banyak,” pungkasnya.