(Vibizmedia – Economy) – Nilai tukar rupiah terhadap dollar dalam pergerakan pasar uang Jumat sore ini (6/2), ditutup melemah, mengurangi loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa turun setelah menanjak 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,21% atau 35 poin ke level Rp 16.860 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.755. Rupiah terpantau di hari kedua pada level 2 minggu terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.821 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.883, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 16.860.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa umumnya turun setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; terkoreksi dari 2 minggu tertingginya yang diangkat setelah Bank of England (BoE) mempertahankan suku bunganya.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 97,83, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 97,95.
Sementara itu, IHSG Jumat di akhir sesi melemah tajam 229,463 poin (2,83%) ke level 7.874,416, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias melemah masih ditarik sektor teknologi, serta mengikuti Wall Street yang berakhir semalam dalam loss oleh merosotnya saham teknologi.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.897 – Rp16.690.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting









