Tertekan ke 1,5 Minggu Terendah, Rupiah Rabu Berakhir Melemah ke Rp16.880/USD

0
62
Vibizmedia Photo

(Vibizmedia – Economy) – Nilai tukar rupiah terhadap dollar dalam pergerakan pasar uang Rabu sore ini (4/3), berakhir melemah, mengurangi sebagian loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menanjak setelah melaju 2 hari di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,15% atau 26 poin ke level Rp 16.880 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.854. Rupiah terpantau tergelincir di hari keempat ke sekitar 1,5 minggu terlemahnya, di tengah juga berita Fitch Ratings menurunkan outlook peringkat utang RI menjadi negatif dari stabil.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.865 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.905, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 16.880.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menanjak naik setelah melaju 2 hari sesi global sebelumnya; rally di sekitar 6 minggu terkuatnya di antara meningkatnya permintaan safe haven dunia.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini naik ke 99,98, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,07.

Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi merosot tajam 362,703 poin (4,57%) ke level 7.577,064, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya merah membara dengan Kospi jatuh sampai 12% di tengah berlanjutnya eskalasi perang Iran, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan tertekan di pasar yang volatile.

 

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.928 – Rp16.705.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting