
(Vibizmedia-Nasional) Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Jumat (6/3) sore sekitar pukul 15.10 WIB memicu sejumlah bencana hidrometeorologi. Peristiwa tersebut menyebabkan tanah longsor, banjir luapan, hingga pohon tumbang di lima kecamatan, yakni Kecamatan Batang, Blado, Reban, Tersono, dan Gringsing.
Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, dampak kerusakan terpantau di sejumlah titik vital. Di pusat kota, sebuah pohon beringin besar tumbang di Jalan Veteran tepat di depan Pendopo Kabupaten Batang dan menimpa beberapa kendaraan. Beruntung para pengendara berhasil diselamatkan oleh masyarakat dan petugas gabungan yang berada di lokasi.
Selain itu, akses jalan di Desa Blado, Kecamatan Blado, serta Desa Sendang, Kecamatan Tersono sempat terputus total akibat material longsoran tebing yang menutup badan jalan. Sejumlah kendaraan dilaporkan tertahan hingga proses pembersihan dilakukan oleh petugas.
Luapan air hujan juga merendam permukiman warga di Desa Sendang, Kecamatan Blado, serta menggenangi ruas jalan di Desa Plelen, Kecamatan Gringsing. Aliran air yang melimpas deras ke jalan raya sempat mengganggu aktivitas lalu lintas para pengendara yang melintas di kawasan tersebut.
Hasil kaji cepat di lapangan menunjukkan bahwa kondisi drainase yang kurang memadai di sekitar lokasi kejadian menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya banjir luapan. Saluran air yang tidak mampu menampung debit hujan menyebabkan air meluap ke badan jalan dan permukiman warga.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Batang berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Batang untuk melakukan kajian teknis lebih lanjut. Upaya ini dilakukan guna merancang penanganan infrastruktur drainase yang lebih efektif di titik-titik rawan agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.
Penanganan darurat di lapangan dilakukan secara terpadu oleh BPBD bersama unsur Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Palang Merah Indonesia, petugas pemadam kebakaran, PLN, serta para relawan. Evakuasi pohon tumbang dilakukan menggunakan gergaji mesin, sementara material longsor dibersihkan dengan bantuan semprotan air dari armada pemadam kebakaran sehingga akses jalan berangsur pulih. Petugas TNI/Polri dan Dinas Perhubungan juga melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kemacetan.
Sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, BPBD telah menyalurkan bantuan logistik berupa kasur, selimut, pakaian, dan perlengkapan keluarga atau family kit.
Sementara itu, Stasiun Meteorologi Kelas II Bandara Ahmad Yani Semarang memprakirakan potensi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai angin kencang masih berpeluang terjadi hingga Senin (9/3) di sejumlah wilayah Jawa Tengah, terutama pada malam hingga dini hari. Potensi tersebut diperkirakan terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, pesisir Pantura bagian tengah hingga timur, serta wilayah pantai selatan Jawa Tengah.
Kondisi cuaca tersebut berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang atau puting beliung, sambaran petir, pohon tumbang, hingga genangan air.
Menyikapi hal tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan secara mandiri maupun kolektif. Upaya mitigasi berbasis komunitas dinilai penting, antara lain dengan rutin membersihkan saluran air dari sampah serta memangkas dahan pohon yang rimbun di sekitar rumah guna mengurangi risiko tumbang saat cuaca ekstrem.
Bagi warga yang tinggal di kawasan lereng, masyarakat diimbau segera melakukan evakuasi mandiri apabila melihat tanda-tanda awal longsor, seperti munculnya retakan tanah atau keluarnya air keruh dari tebing. Saat hujan deras disertai angin kencang, warga juga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame serta terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat mengambil langkah antisipasi yang tepat demi menjaga keselamatan jiwa dan harta benda.








