Terlemah Sepanjang Sejarah, Rupiah Senin Ditutup Tertekan ke Rp16.985/USD

0
69
Dollar Rupiah

(Vibizmedia – Economy) – Nilai tukar rupiah terhadap dollar dalam pergerakan pasar uang Senin sore ini (16/3), ditutup melemah, menambah loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa terkoreksi setelah rally kuat 4 hari di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,27% atau 45 poin ke level Rp 16.985 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.940. Rupiah terpantau bearish di hari keempat ke rekor terendahnya sepanjang sejarah, menjelang rilis BI Rate dari Bank Indonesia besok.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.929 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.995, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 16.985.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa terkoreksi setelah rally kuat 4 hari di sesi global sebelumnya; tertahan dari posisi sekitar 10 bulan terkuatnya di tengah investor memilih dollar sebagai safe haven oleh melejitnya lagi harga minyak yang menekan euro.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 100,25, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 100,49.

Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi merosot 114,924 poin (1,61%) ke level 7.022,288, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed di tengah naiknya lagi harga minyak dunia ke sekitar $100 per barrel dan berlanjutnya eskalasi perang Iran, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan kembali dalam koreksi.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.000 – Rp16.812.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting