Kunjungan Mendadak Presiden Prabowo di Kramat Senen, Warga Terharu dan Sampaikan Harapan

0
67
Kunjungan kerja Presiden
Presiden Prabowo Subianto menyapa warga di Kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis, 26 Maret 2026. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Suasana sore di kawasan padat penduduk Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, mendadak berubah pada Kamis (26/3/2026). Prabowo Subianto tiba-tiba hadir di tengah permukiman warga tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Kedatangan Presiden sontak mengejutkan warga. Dalam hitungan detik, suasana yang semula berjalan biasa berubah menjadi penuh antusiasme dan haru. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak, berbondong-bondong keluar rumah untuk melihat langsung sosok Presiden, berjabat tangan, hingga menyampaikan aspirasi.

Salah satu warga, Nur Hanifah, mengaku terharu bisa bertemu langsung dengan Presiden. Ia bahkan meninggalkan aktivitas memasak demi menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

“Tadi lagi masak di dapur, tiba-tiba ada yang bilang Bapak Presiden datang. Saya langsung buru-buru keluar. Pas ketemu, saya sampai cium tangan,” ujarnya penuh antusias.

Dalam kesempatan tersebut, Nur Hanifah berharap bantuan pemerintah dapat terus berlanjut bagi masyarakat kecil.

Harapan serupa juga disampaikan warga lainnya, Yana. Ia berharap program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan program makan bergizi gratis (MBG) dapat terus berjalan, terutama untuk mendukung kebutuhan anak-anak.

“Yang penting program untuk anak-anak sekolah tetap ada, karena di sini banyak yang masih di bawah. Semoga terus berlanjut,” katanya.

Kisah haru juga datang dari Wawan, seorang pengamen badut, yang mengaku hampir tak kuasa menahan emosi saat melihat langsung kedatangan Presiden.

“Terharu, hampir mau nangis. Baru pertama kali ada Presiden datang ke sini,” ucapnya.

Sementara itu, Cono, seorang pemulung, mengaku sempat berbincang langsung dengan Presiden. Ia menyebut pertemuan tersebut terjadi secara spontan dan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Menurut Cono, ia menyampaikan harapannya terkait kebutuhan tempat tinggal yang layak. Ia juga mengungkapkan bahwa Presiden merespons dengan menawarkan kemungkinan pembangunan rumah susun bagi warga.

“Kata Pak Presiden, mau tidak dibikinkan rumah susun. Saya bilang mau, karena kami memang terbatas tempat tinggal,” tuturnya.

Kehadiran Presiden di tengah permukiman padat tersebut bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi menjadi momen yang memberi kesan mendalam bagi warga. Di gang sempit yang jarang tersentuh perhatian, kehadiran pemimpin negara dirasakan sebagai bentuk nyata kepedulian dan kehadiran negara di tengah masyarakat.