Rebound Kemarin Terpangkas, IHSG Kamis Siang Melemah ke Level 7.095

0
55
Vibizmedia Photo

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, Kamis siang ini (2/4), terpantau melemah signifikan 89,912 poin (1,25%) ke level 7.094,526 setelah dibuka turun ke level 7.132.462.

IHSG bergerak dalam area konsolidasi dengan terkoreksi dari rebound kemarin, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias melemah di antara pasar mencerna pernyataan Presiden Trump yang ditangkap investor sebagai masih berlanjutnya lagi perang Iran, serta mencermati Wall Street yang berakhir serempak dengan melanjutkan penguatannya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini flat 0,0% atau 0 poin ke level Rp 17.015, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak naik setelah terkoreksi 2 hari di sesi global sebelumnya; bangkit dari koreksinya di antara fluktuasi berita prospek de-eskalasi perang di Timur Tengah.

Rupiah melandai dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.015, serta terpantau tertekan di sekitar level rekor terendahnya, setelah rilis data surplus neraca perdagangan Februari 2026 menyempit, walau mencatat surplus selama 70 bulan berturut-turut.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 51,976 poin (0,72%) ke level 7.132.462. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,320 poin (0,18%) ke level 725,470. Siang ini IHSG melemah 89,912 poin (1,25%) ke level 7.094,526. Sementara LQ45 terlihat turun 0,99% atau 7,160 poin ke level 719,630.

Tercatat saat ini sebanyak 227 saham naik, 433 saham turun dan 151 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 2,46%, dan Hang Seng yang turun 1,09%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini fluktuatif di sekitar rentang konsolidasi seminggu terakhir, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias melemah di antara pasar mencerna pernyataan Trump sebagai masih berlanjutnya lagi perang Iran, serta mencermati Wall Street yang berakhir melanjutkan penguatannya.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih konsolidasi dengan bias koreksi, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.527 dan 7.765. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,917 dan bila tembus ke level 6,838.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group