
(Vibizmedia-Nasional) Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan bahwa koperasi harus menjadi kekuatan utama dalam mendorong swasembada pangan sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Hal tersebut disampaikannya dalam rapat koordinasi bersama Ferry Juliantono di Jakarta, Senin (13/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, Cak Imin menekankan pentingnya penguatan koperasi sebagai langkah konkret membangun ekonomi berbasis produksi dan pemberdayaan masyarakat.
“Koperasi harus tumbuh menjadi kekuatan ekonomi rakyat untuk mengatasi kemiskinan, dengan target penghapusan kemiskinan ekstrem tahun ini dan penurunan hingga di bawah 5 persen pada 2029,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemberdayaan masyarakat perlu difokuskan pada peningkatan kapasitas produksi agar mampu memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri. Untuk itu, Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih didorong menjadi garda terdepan dalam menggerakkan ekonomi nasional berbasis desa.
Menurut Cak Imin, koperasi tidak hanya berperan dalam produksi, tetapi juga harus menjadi bagian integral dalam rantai distribusi pangan. Koperasi diharapkan mampu menyerap hasil produksi petani, peternak, dan pelaku usaha lokal, sekaligus menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, termasuk barang bersubsidi.
“Keberadaan gerai koperasi di desa dan kelurahan akan memperkuat ekonomi dari tingkat paling bawah,” tambahnya.
Sementara itu, Ferry Juliantono menyatakan kesiapan pihaknya untuk menindaklanjuti arahan tersebut melalui penguatan program koperasi berbasis pemberdayaan. Ia juga menekankan pentingnya melibatkan penerima bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), sebagai anggota koperasi.
Langkah ini diyakini dapat membuka akses ekonomi yang lebih luas, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mempercepat pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.








