Indonesia-Filipina Pererat Kerja Sama Dagang lewat Pembentukan IPBA

0
110
Menteri Perdagangan Budi Santoso meresmikan Asosiasi Pelaku Usaha Indonesia-Filipina (Indonesia-Philippines Business Association (IPBA) di Cebu, Filipina, 5 Mei 2026 (Foto: Humas Kemendag)

(Vibizmedia – Industry) Hubungan ekonomi Indonesia dan Filipina terus diperkuat melalui kehadiran Asosiasi Pelaku Usaha Indonesia-Filipina (Indonesia-Philippines Business Association/IPBA) yang diresmikan Menteri Perdagangan Budi Santoso di Cebu, Filipina. Peresmian IPBA menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi perdagangan dan investasi kedua negara yang telah terjalin selama 75 tahun.

Peresmian dilakukan di sela rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2026 dan menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas kolaborasi dunia usaha Indonesia dan Filipina di tengah dinamika ekonomi global.

Mendag Budi Santoso mengatakan, kerja sama antarnegera ASEAN menjadi fondasi penting dalam menciptakan ketahanan ekonomi kawasan. Menurutnya, kehadiran IPBA diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha kedua negara dalam membangun kemitraan bisnis, perdagangan, dan investasi.

“Eratnya kerja sama antarnegara menjadi kunci kekuatan kawasan ASEAN. Kehadiran IPBA yang bertepatan dengan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Filipina menjadi babak baru bagi peningkatan kerja sama ekonomi kedua negara,” ujar Mendag Busan.

Pembentukan IPBA telah diinisiasi Atase Perdagangan (Atdag) Manila sejak pertengahan 2024. Kehadiran asosiasi ini diharapkan dapat memperluas jaringan bisnis sekaligus menjadi wadah advokasi pelaku usaha dalam mengatasi berbagai hambatan perdagangan.

Ke depan, IPBA akan mendorong promosi produk Indonesia melalui berbagai program, seperti misi dagang, forum bisnis, dan penjajakan bisnis yang mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli, distributor, importir, hingga investor Filipina. Selain itu, IPBA juga akan mendukung peningkatan daya saing eksportir nasional, khususnya UMKM, melalui pelatihan ekspor, penguatan branding dan kemasan, hingga pendampingan kesiapan ekspor.

President IPBA Darmilo Sosa menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah Indonesia terhadap pembentukan IPBA. Menurutnya, kolaborasi ekonomi menjadi kunci pertumbuhan ASEAN di masa depan.

Filipina sendiri merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia. Pada 2025, Filipina tercatat sebagai tujuan ekspor terbesar ke-8 Indonesia dengan nilai mencapai USD 10,22 miliar. Sejumlah produk Indonesia yang memiliki potensi besar di pasar Filipina antara lain produk logam, konsentrat bijih logam, dan minyak nabati.