Merah Putih dan Naskah Proklamasi Diarak ke Monas, Kirab Budaya Semarakkan HUT ke-81 RI

0
36
Kirab Budaya
Kirab budaya membawa duplikat Bendera Merah Putih dan teks Proklamasi dari Istana Merdeka menuju Monumen Nasional, pada Senin, 17 Agustus 2026. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terus bergema di Jakarta. Pada Senin (17/8/2026) sore, duplikat Bendera Merah Putih dan teks Proklamasi kembali diarak dalam Kirab Budaya dari Istana Merdeka menuju Monumen Nasional (Monas).

Kirab tersebut menghadirkan perpaduan antara prosesi kenegaraan, kekayaan budaya Nusantara, serta antusiasme masyarakat yang memadati sepanjang jalur perjalanan.

Prosesi dimulai dari mimbar kehormatan Istana Merdeka dengan penyerahan duplikat Bendera Merah Putih dan naskah teks Proklamasi oleh Perwira Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) kepada Tim Purna Paskibraka Duta Pancasila.

Duplikat Bendera Merah Putih dibawa oleh Nindya Eltsani Fawwaz, Purna Paskibraka 2025 yang mewakili Provinsi Jambi. Sementara teks Proklamasi dipercayakan kepada Bianca Alessia Christabella Lantang, Purna Paskibraka 2025 asal Provinsi Sulawesi Utara.

Diiringi Ratusan Peserta

Kedua benda bersejarah tersebut kemudian dibawa menuju Monas menggunakan Kereta Kencana Garuda Prabayaksa.

Perjalanan kirab semakin meriah dengan keterlibatan 45 pasukan motoris, 170 taruna dan taruni yang tergabung dalam Drum Corps Pelopor Cendrawasih Akademi Kepolisian, serta sekitar 120 pasukan berkuda.

Kehadiran pasukan berkuda dan iring-iringan kendaraan membuat prosesi semakin menarik perhatian masyarakat yang menyaksikan dari sepanjang rute.

Nuansa kebinekaan juga begitu terasa dengan hadirnya Pasukan Nusantara yang mengenakan berbagai pakaian adat dari daerah-daerah di Indonesia.

Ragam busana tradisional yang ditampilkan menjadi simbol kekayaan budaya Indonesia yang dipersatukan dalam satu momentum kemerdekaan.

Ribuan Warga Padati Jalur Kirab

Antusiasme masyarakat terlihat sejak rombongan meninggalkan Istana Merdeka. Ribuan warga memadati jalur kirab, melambaikan tangan, memberikan sambutan, dan mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon seluler.

Bagi masyarakat, kirab bukan sekadar parade. Kehadiran duplikat Bendera Merah Putih dan teks Proklamasi di tengah-tengah masyarakat menjadi pengingat kembali terhadap sejarah perjuangan bangsa dan makna kemerdekaan.

Setelah menempuh perjalanan dari Istana Merdeka, rombongan akhirnya tiba di kawasan Monas. Duplikat Bendera Merah Putih dan teks Proklamasi kemudian dibawa menuju Ruang Kemerdekaan Monas untuk kembali disimpan dengan penuh penghormatan.

Prosesi tersebut sekaligus menandai berakhirnya perjalanan kirab sekaligus menutup rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.

Dari Istana Merdeka menuju Monas, Merah Putih dan teks Proklamasi tidak hanya diarak melewati jalan-jalan Ibu Kota, tetapi juga membawa pesan sejarah, persatuan, dan keberagaman Indonesia yang terus diwariskan kepada generasi berikutnya.