Dari Klaten Menembus Dunia, Kisah Sukses CFU Menjaga Kualitas Produk Kayu

0
54
Citra Fajar Utama (CFU), perusahaan pengolahan kayu di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang membawa produk daerah menembus pasar global. (Foto: Kemendag)

(Vibizmedia – Nasional) Klaten menghasilkan kisah sukses. Sebuah usaha penggergajian sederhana di Klaten, Jawa Tengah, Citra Fajar Utama (CFU) kini telah menembus pasar Asia, Eropa, hingga Afrika.

Perjalanan keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa produk daerah memiliki peluang bersaing di pasar global selama mampu menjaga kualitas, membaca peluang, dan terus meningkatkan kemampuan.

Pemilik CFU, Doddik Sulistiono, mengaku tengah membidik pasar baru di Eropa Timur, Amerika Serikat, dan Amerika Latin. Saat ini, Eropa menjadi pasar terbesar bagi perusahaan yang memproduksi berbagai produk berbasis kayu, mulai dari woodworking, produk kayu jati, furnitur, hingga finger-joint laminated board.

“Kami juga ekspor ke Tiongkok dan Eropa. Kami pun telah mendapat proyek di Ghana. Eropa saat ini menjadi pasar terbesar kami, dan saat ini kami sedang menjajaki pasar Eropa Timur. Kami juga sedang menjajaki untuk masuk ke Amerika Serikat dan Amerika Latin,” ujar Doddik.

Doddik membangun CFU pada 1998 dengan menyewa tempat penggergajian. Tujuh tahun kemudian, perusahaan mulai memasuki pasar internasional melalui ekspor perdana produk flooring kayu ke Taiwan pada 2005.

Perkembangan usaha kemudian mendorong Doddik membeli lahan dan membangun pabrik sendiri yang mulai ditempati pada 2012. Dari fasilitas tersebut, CFU terus memperluas kapasitas dan ragam produknya.

Salah satu titik penting perjalanan CFU terjadi ketika perusahaan mendapat kesempatan menjadi pemasok perlengkapan gerai Starbucks. Berawal dari pameran domestik pada 2015, CFU kemudian mendapat pesanan membuat meja untuk salah satu gerai Starbucks di Menteng, Jakarta, pada 2016.

Pesanan itu menjadi tantangan sekaligus peluang. CFU memperkuat kualitas lem, menyempurnakan proses produksi, dan meningkatkan keterampilan pekerja agar produknya memenuhi standar pelanggan.

CFU akhirnya dipercaya mengerjakan kebutuhan berbagai gerai Starbucks dan hingga kini telah menangani hampir 900 gerai.

Menurut Doddik, kualitas menjadi modal utama untuk mempertahankan kepercayaan pasar. Namun, pelaku usaha juga membutuhkan dukungan pemerintah, terutama penyederhanaan regulasi dan pelatihan yang sesuai kebutuhan industri.

Perjalanan dari Klaten menuju pasar global membuktikan bahwa keberanian memulai, konsistensi menjaga kualitas, dan kemampuan memenuhi standar pasar dapat membuka jalan bagi produk daerah untuk naik kelas.

Di sisi lain, pertumbuhan perusahaan juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar karena sebagian besar tenaga kerja CFU berasal dari lingkungan setempat.