Pasar Pet Food Berkembang, Produk Lokal Siap menuju Pasar Global

0
53
Mendag Busan pada International Pet Expo 2026 di ICE BSD, 5 Sep 2026 (Foto :Kemendag)

(Vibizmedia – Industry) Industri pakan hewan peliharaan atau pet food Indonesia memiliki peluang pertumbuhan yang semakin terbuka. Tidak hanya ditopang besarnya pasar domestik, produk lokal juga mulai memiliki ruang untuk memperluas pasar ke mancanegara.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mendorong produsen pet food dalam negeri untuk memanfaatkan peluang tersebut dengan meningkatkan kualitas, kapasitas produksi, serta nilai tambah produk agar semakin mampu bersaing, baik dengan produk impor maupun di pasar ekspor.

Menurut Budi, besarnya pasar domestik perlu menjadi momentum bagi industri lokal untuk memperkuat posisinya. Produk buatan dalam negeri diharapkan mampu menjadi pilihan utama konsumen di tengah banyaknya produk pet food impor yang beredar.

“Pasar domestik untuk pakan hewan peliharaan sangat besar dan kami dorong produsen lokal untuk memasuki pasar ini dengan lebih optimal,” ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta.

Peningkatan daya saing juga dinilai dapat membuka jalan lebih luas bagi produk pet food Indonesia untuk memasuki pasar global. Terlebih, Indonesia telah memiliki berbagai perjanjian perdagangan dengan negara mitra yang memberikan peluang akses pasar lebih besar.

Salah satu peluang tersebut datang dari Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) yang diagendakan ditandatangani tahun ini. Perjanjian tersebut diharapkan semakin memperluas kesempatan produk Indonesia memasuki pasar Uni Eropa.

Peluang ekspor pet food Indonesia sendiri mulai menunjukkan perkembangan positif. Sepanjang 2021–2025, ekspor produk ini tumbuh 31,98 persen. Pada 2025, nilai ekspornya mencapai US$8,66 juta, dengan India menjadi pasar utama sebesar 53,60 persen, disusul Malaysia 18,50 persen, Jepang 8,96 persen, Filipina 7,88 persen, dan Hong Kong 4,77 persen. Tren tersebut masih berlanjut. Pada Januari–Juni 2026, ekspor pet food Indonesia telah mencapai US$3,43 juta.

Peluang untuk tumbuh masih sangat besar. Indonesia saat ini baru menempati peringkat ke-59 sebagai pemasok pet food dunia dengan pangsa pasar hanya 0,03 persen. Posisi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa industri pet food nasional masih memiliki ruang luas untuk penetrasi global.

Perlu penguatan kualitas, inovasi, kapasitas produksi, serta strategi ekspor yang tepat, agar produk lokal berpeluang tidak hanya menguasai pasar domestik, tetapi juga semakin dikenal di pasar dunia.