Riders Parade MotoGP Meriahkan Mataram, Ribuan Warga Sambut Para Pembalap Dunia

0
69
Foto: www.themandalikagp.com
(Vibizmedia – Mataram) Antusiasme masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) menyambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 semakin terasa melalui penyelenggaraan Riders Parade MotoGP di Kota Mataram, Rabu (7/10/2026). Kegiatan yang digelar InJourney bersama ITDC dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) ini menjadi bagian dari rangkaian menuju balapan di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9–11 Oktober 2026.
Parade yang dimulai sekitar pukul 15.00 WITA tersebut menghadirkan sejumlah pembalap dunia dan talenta muda balap Indonesia untuk menyapa masyarakat secara langsung. Ribuan warga dan pelajar memadati sepanjang jalur parade demi melihat dari dekat para pembalap yang selama ini mereka kenal melalui layar televisi dan media sosial.
Rute perjalanan dimulai dari Taman Sangkareang, kemudian melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Mataram sebelum berakhir di Teras Udayana. Sejak sebelum rombongan pembalap melintas, masyarakat telah berkumpul di tepi jalan sambil membawa kamera dan telepon genggam untuk mengabadikan momen tersebut.
Suasana semakin semarak ketika rombongan mulai bergerak. Sorak-sorai, lambaian tangan, dan teriakan dukungan terdengar dari berbagai titik sepanjang perjalanan. Para penggemar berusaha mengabadikan kesempatan langka untuk melihat langsung bintang-bintang balap internasional yang akan berlaga di Mandalika.
Pembukaan Riders Parade juga dimeriahkan oleh penampilan tarian tradisional yang dibawakan putra-putri daerah NTB. Pertunjukan tersebut menghadirkan perpaduan antara olahraga otomotif kelas dunia dan kekayaan budaya lokal, sekaligus memperlihatkan identitas budaya Lombok dalam menyambut ajang internasional.
Salah satu pembalap yang menjadi pusat perhatian adalah Marc Marquez dari Ducati Lenovo Team. Juara dunia MotoGP 2025 tersebut mendapat sambutan meriah dari para penggemar yang memenuhi jalur parade. Marquez bersama sejumlah pembalap lainnya terlihat menyapa warga yang antusias menantikan kehadiran mereka.
Selain Marquez, parade turut diikuti Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing, Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team, serta Brad Binder dari Red Bull KTM Factory Racing.
Kehadiran Di Giannantonio dan Morbidelli memberikan daya tarik tersendiri bagi penggemar Indonesia. Keduanya memperkuat Pertamina Enduro VR46 Racing Team, yang memiliki hubungan erat dengan Indonesia melalui dukungan Pertamina.
Dari kelas Moto3, pemimpin klasemen sementara Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team juga turut ambil bagian. Partisipasinya memberikan kesempatan bagi penggemar di Mataram untuk melihat langsung salah satu pembalap muda yang tengah bersaing di papan atas kejuaraan tersebut.
Perhatian masyarakat juga tertuju kepada dua pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama di kelas Moto3 dan Mario Aji di kelas Moto2. Keduanya menjadi representasi perkembangan talenta balap nasional yang berkompetisi di kejuaraan dunia.
Bagi masyarakat NTB, kehadiran Veda dan Mario membawa kebanggaan tersendiri. Mereka menjadi gambaran bahwa pembalap Indonesia memiliki kesempatan untuk berkembang dan bersaing di panggung internasional, terlebih ketika Indonesia menjadi tuan rumah salah satu seri penting dalam kalender MotoGP.
Sepanjang parade, sejumlah pembalap juga terlihat berinteraksi dengan penggemar. Mereka melambaikan tangan, menyapa warga, hingga membubuhkan tanda tangan bagi penggemar yang berkesempatan mendekat. Momen tersebut menjadikan kegiatan ini lebih dari sekadar promosi menjelang balapan, karena menghadirkan hubungan yang lebih dekat antara pembalap dan masyarakat.
Ketika rombongan tiba di Teras Udayana, antusiasme warga tetap tinggi. Para pembalap kembali menyapa penggemar yang telah menunggu kedatangan mereka. Kesempatan bertemu langsung dengan atlet idola menjadi pengalaman istimewa bagi masyarakat, khususnya pelajar dan penggemar muda yang selama ini mengikuti kiprah mereka dari jauh.
Riders Parade juga memperlihatkan bahwa penyelenggaraan MotoGP di Mandalika memiliki arti lebih luas daripada kompetisi di lintasan. Kehadiran para pembalap di tengah masyarakat memperkuat keterlibatan warga dalam perhelatan olahraga internasional sekaligus mempererat hubungan antara penyelenggara, atlet, penggemar, dan komunitas lokal.
Besarnya jumlah masyarakat yang hadir di sepanjang rute menjadi gambaran kuatnya dukungan publik terhadap Pertamina Grand Prix of Indonesia. Bagi NTB, ajang ini juga menjadi kesempatan untuk menampilkan keramahan masyarakat dan kekayaan budaya daerah kepada para tamu dari berbagai negara.
Setelah menyelesaikan perjalanan dari Taman Sangkareang hingga Teras Udayana, perhatian kini beralih ke Pertamina Mandalika International Circuit. Para pembalap akan kembali beradu kecepatan di lintasan pada 9–11 Oktober 2026, dalam tiga hari rangkaian balapan yang menjadi puncak penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Foto: www.themandalikagp.com
Riders Parade di Mataram menjadi salah satu momentum penting dalam menyambut ajang tersebut. Dari jalanan kota hingga sirkuit Mandalika, antusiasme masyarakat diharapkan terus mengiringi penyelenggaraan MotoGP sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga otomotif berkelas dunia.
Bagi ribuan warga yang memadati jalanan Mataram pada Rabu sore, parade ini menghadirkan pengalaman istimewa: menyaksikan para pembalap dunia dari dekat sebelum mereka kembali bersaing memperebutkan hasil terbaik di lintasan Mandalika.