Pembangunan Proyek Looping Jakarta, Penuhi Kebutuhan Listrik Masyarakat Jakarta dan Bekasi

0
1189
Ilustrasi proyek pembangkit listrik. FOTO : BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia – Nasional) Sebagai rangkaian kerja dari program Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam memulai pembangunan fasilitas kelistrikan, hari ini, Jumat (3/3) peletakan batu pertama dilakukan untuk pembangunan gardu induk atau Gas Insulated Substation Tegangan Ekstra Tinggi (GISTET) sebesar 500 kV di Tambun dan Gas Insulated Substation (GIS) sebesar 150 kV Tambun II Incomer.

Direktur Bisnis Regional Bagian Jawa Barat Murtaqi Syamsuddin mengatakan bahwa pembangunan proyek ini dibangun pada area seluas 5,3 hektar. Proyek ini memiliki kapasitas trafo interbus dari tegangan 500 kV, dikonversi menjadi 150 kV dengan kapasitas 2 x 500 MVA pada tahap awal, dan dapat dikembangkan menjadi 4 x 500 MVA pada tahap berikutnya. Ditargetkan proyek ini dapat beroperasi pada pertengahan 2018.

Dengan terbangunnya GISTET 500 kV Tambun tersebut yang merupakan bagian dari pembangunan proyek looping Jakarta, maka dapat melistriki masyarakat dan kawasan industri di sekitarnya sebesar 2.000 MVA.

Sedangkan Gardu induk dengan teknologi GIS yang lokasinya di Rawalumbu atau Tambun ini adalah bagian dari gardu induk 500 kV yang sekarang lagi di bangun PLN yang nanti akan merupakan rangakaian looping transmisi 500 kv Jakarta, terang Murtaqi, Jumat (3/2). Proyek ini dibangun untuk mengaliri listrik ke wilayah Jakarta, memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Bekasi, dan kawasan industri Bekasi.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here