Kerjasama Indonesia-Perancis Bangun Kota Hijau, Mulai di 3 Kabupaten/Kota

0
936
Ilustrasi kota. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/HERWANTORO

(Vibizmedia – Nasional) Kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Perancis terkait pembangunan kota hijau terus berlangsung, pada tanggal 29 Maret 2017 mendatang kedua pemerintah akan menandatangani Nota Kesepahaman antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Kementerian Perumahan dan Perumahan Berkelanjutan Perancis dan Kementerian Lingkungan, Energi dan Maritim Perancis.

Sebelumnya pada 11 Desember 2014 yang lalu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Duta Besar Perancis Corrine Breuze telah menandatangani Letter of Intent mengenai pembangunan perkotaan berkelanjutan di Bali.

Kerjasama bilateral antara Indonesia-Perancis dibidang infrastruktur sudah terjalin lama diantaranya rehabilitasi sistem primer dan sekunder drainase di Banda Aceh sepanjang 150 kilometer, termasuk pengadaan stasiun pompa dam pembuatan kolam penampungan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa kerja sama yang dilakukan meliputi bidang air minum, air limbah dan kota hijau (Ecodistrict) yang telah diinisiasi untuk 9 kota di Indonesia, ungkapnya Rabu (1/3) lalu.

Sembilan kota tersebut adalah Bogor, Bandung, Semarang, Wonosobo, Yogyakarta, Purbalingga, Jombang, Mataram dan Singkawang. Tiga kabupaten/kota diantaranya merupakan prioritas untuk pilot project ecodistrict yang diawali implementasinya pada tahun 2017 yaitu Kawasan Banjir Kanal Barat Kota Semarang, Kawasan Gajah Wong Kota Yogyakarta, dan Kawasan Pusat Kota di Kabupaten Wonosobo.

Pendanaan program ecodistrict berasal dari pinjaman Pemerintah Perancis sebesar USD 61 juta dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar USD 23,6 juta yang akan digunakan untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan institusi, pekerjaan fisik konstruksi bagi ketiga kota/kabupaten dan bantuan teknis.

Sedangkan untuk kerjasama di bidang air minum yaitu pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional di Benteng Kobema Provinsi Bengkulu, SPAM Jatigede Provinsi Jawa Barat dan SPAM Durolis (Dumai, Rohil, Bengkalis) Provinsi Bengkulu yang ditargetkan akan dimulai tahun 2018. Untuk air limbah, sudah dimulai review dari desain pengelolaan air limbah Kota Bogor sejak tahun 2015 dan ditargetkan pembangunannya bisa dimulai tahun 2018.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here