Presiden Jokowi : APBN-P 2017, Gerakkan Pertumbuhan Ekonomi Yang Berkualitas

0
805
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Sebagai upaya anggaran dengan mengedepankan semangat optimisme dan tetap realistis serta kredibel, Presiden Joko Widodo kumpulkan Menteri terkait rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017 dan menyampaikan sejumlah arahannya mengenai penggunaan anggaran yang dimiliki oleh negara.

Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden Joko Widodo sampaikan bahwa APBNP harus betul-betul diajukan untuk program-program yang prioritas, yang memang harus dilakukan, serta dapat diselesaikan dalam jangka waktu kurang dari enam bulan ke depan.

Program-program yang dimaksud tersebut harus dapat membawa dampak langsung bagi masyarakat, terang Presiden, Selasa (30/5). Untuk itu, dirinya meminta jajarannya agar menyusun anggaran dengan mengedepankan semangat optimisme namun tetap realistis dan kredibel. Dengan APBNP tersebut, Presiden menginginkan perekonomian nasional yang terus tumbuh berkualitas.

APBNP 2017 harus dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas sehingga menciptakan lapangan pekerjaan lebih banyak lagi, mengurangi kemiskinan, dan menekan ketimpangan, terang Presiden.

Sementara itu, terkait dengan penggunaan APBN 2017 selama semester pertama tahun ini, Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajarannya untuk mengelola, mengawal, dan berupaya untuk mencapai target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Presiden juga sekali lagi menekankan bahwa proyek pembangunan infrastruktur pemerintah sebisa mungkin dibiayai oleh dana non-Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau non-Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Jika memang harus ada yang dialokasikan dengan APBNP, maka harus dilihat terlebih dahulu urgensi dari proyek tersebut. Utamakan yang memang termasuk dalam daftar proyek strategis nasional (PSN).

Presiden menghimbau agar para menteri dan pimpinan lembaga mampu mengendalikan penggunaan anggarannya secara disiplin untuk membangun tata kelola anggaran yang baik dan transparan.

Pelaksanaan program harus dapat dipastikan berjalan secara efektif dan berdampak nyata bagi rakyat. Presiden ingatkan agar belanja barang diefisienkan sehingga tidak melebihi yang sudah dibelanjakan pada tahun 2016. Anggaran yang bisa dihemat akan digunakan untuk membiayai belanja yang lebih produktif dan prioritas.

Disamping itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2017 dapat mencapai 5,3%. Meskipun pemerintah menargetkan tetap antara 5,1-5,3% dengan kuartal pertama sekitar 5,01%, maka untuk bisa mencapai 5,3 %, kita harus tumbuh lebih tinggi di kuartal 2,3,4 sekitar 5,4%. Ini adalah suatu tantangan yang tidak mudah, terang Sri.

Sri sampaikan perubahan dalam APBN yang cukup besar adalah perubahan dari sisi pendapatan negara. Untuk itu, revisi harga minyak, rata-ratanya saat ini sudah mencapai USD 50 per barel, dari harga minyak asumsi di APBN adalah USD 45 per barel.

Sedangkan dari sisi cost recovery, diperkirakan akan terjadi sedikit kenaikan. Sementara itu dari hasil evaluasi pelaksanaan tax amnesty dan proyeksi penerimaan perpajakan untuk tahun 2017 diperkirakan masih ada beberapa tekanan dari sisi penerimaan.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here